Polda NTB dan ABUJAPI Perkuat Sinergi Pengamanan Swakarsa
07 May 2026 - 7:20 WITA
tribratanews.ntb.polri.go.id.–Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Irjen Pol. Edy Murbowo menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Sekretaris Jenderal Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Pusat, Kamis (7/5/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara Polda NTB dan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah NTB.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., dalam keterangannya menyebut bahwa pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat koordinasi dan kolaborasi antara Polri dengan sektor pengamanan swakarsa.
“Hari ini Kapolda NTB menerima kunjungan Sekjen ABUJAPI dalam rangka memperkuat silaturahmi dan koordinasi. Fokus pembahasan terkait peningkatan profesionalisme Satpam sebagai mitra Polri dalam fungsi pengamanan swakarsa,” ujarnya.
Menurut Kombes Kholid, keberadaan Satpam memiliki peran strategis dalam membantu menciptakan stabilitas keamanan, terutama di tengah perkembangan NTB sebagai daerah tujuan wisata internasional.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah poin strategis turut dibahas, di antaranya peningkatan kompetensi personel Satpam melalui standarisasi pelatihan dan sertifikasi agar memiliki kemampuan sesuai kebutuhan di lapangan.
Selain itu, Polda NTB juga menekankan pentingnya kepatuhan setiap Badan Usaha Jasa Pengamanan terhadap regulasi yang berlaku, termasuk Peraturan Kepolisian Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa.
“Pembahasan lainnya mencakup penguatan komunikasi dan koordinasi operasional antara kepolisian dan pihak jasa pengamanan swasta dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di objek vital maupun lingkungan masyarakat,” terang Kabid Humas Kombes Pol. Kholid.
Kabid Humas menegaskan, Kapolda NTB berharap ABUJAPI dapat terus melakukan pembinaan terhadap perusahaan jasa pengamanan di bawah naungannya agar tetap sejalan dengan kebijakan dan standar Polri.
“Keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab bersama, termasuk rekan-rekan dari sektor pengamanan swasta,” tandasnya.