Beranda / Tutup Pembinaan dan Reorientasi, Kapolda NTB Tekankan Komitmen Perubahan dan Integritas

Tutup Pembinaan dan Reorientasi, Kapolda NTB Tekankan Komitmen Perubahan dan Integritas

✍️ Administrator 📅 Jumat, 25 September 2026 WITA 👁 13 views
Tutup Pembinaan dan Reorientasi, Kapolda NTB Tekankan Komitmen Perubahan dan Integritas

tribratanews.ntb.polri.go.id. – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menutup rangkaian Pembinaan dan Reorientasi Tugas Personel Tahun Anggaran 2026 dalam sebuah upacara yang digelar di Mako Sat Brimob Polda NTB, Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., dan dihadiri Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, Irwasda, para pejabat utama Polda NTB, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah NTB beserta jajaran pengurus, Kabag SDM Polres/Polresta jajaran, serta koordinator dan pendamping kegiatan.

 

Penutupan pembinaan ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh peserta Pembinaan dan Reorientasi Tugas Personel Polda NTB Tahun Anggaran 2026. Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan pelepasan ban lengan dan perlengkapan longmarch oleh inspektur upacara.

 

Dalam amanatnya, Kapolda NTB menegaskan bahwa berakhirnya rangkaian pembinaan bukan menjadi akhir dari proses perubahan. Sebaliknya, momentum tersebut harus menjadi awal komitmen baru bagi setiap personel untuk melakukan perbaikan diri dan meningkatkan kualitas pengabdian.

 

“Jadikan penutupan kegiatan ini sebagai awal komitmen baru untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas pengabdian, serta menjadikan seluruh proses yang telah dilalui sebagai momentum untuk introspeksi dan evaluasi,” ujar Kalingga dalam amanatnya.

 

Kapolda NTB juga meminta para personel membawa nilai-nilai pembinaan tersebut ke lingkungan kerja maupun keluarga. Perubahan, menurutnya, harus terlihat melalui kedisiplinan, tanggung jawab, kematangan dalam menghadapi persoalan, serta kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.

 

Irjen Kalingga pun mengingatkan agar pengalaman masa lalu dijadikan bahan pembelajaran untuk memperbaiki sikap dan perilaku. Kepercayaan, kata dia, dibangun melalui konsistensi dalam menjalankan tugas serta kepatuhan terhadap aturan.


“Pegang teguh amanah seragam, tanggung jawab pangkat, dan kepercayaan kewenangan dengan integritas, profesionalisme, sikap humanis, serta pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya. 


Baca Juga : Perkuat Integritas, Polda NTB Gelar Pembinaan dan Reorientasi Personel

 

Menurut Jenderal Bintang Dua itu, kesempatan yang diperoleh melalui proses pembinaan harus dijawab dengan perubahan nyata. Para personel didorong untuk menjaga disiplin, tepat waktu, bertanggung jawab, menjaga pergaulan, terbuka kepada pimpinan, dan senantiasa menaati ketentuan yang berlaku.

 

Kapolda NTB juga menekankan pentingnya dukungan keluarga dalam proses perubahan tersebut. Keluarga diharapkan menjadi ruang untuk saling menguatkan sekaligus sumber motivasi bagi personel dalam menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi Polri.

 

Ia meminta kegiatan pembinaan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Semangat yang diperoleh selama masa reorientasi harus diterapkan secara konsisten setelah personel kembali ke kesatuan masing-masing.

 

“Jadikan pembinaan ini sebagai titik balik, bukan sekadar kegiatan seremonial. Bawa semangat baru ke kesatuan dan keluarga, jadikan perubahan sebagai kebiasaan dan perbaikan sebagai budaya,” kata Irjen Kalingga.

 

Ia juga mengingatkan para personel untuk kembali menghayati jati diri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Tugas tersebut harus dijalankan dengan integritas, disiplin, kepatuhan terhadap hukum, moral yang baik, serta menjauhi berbagai bentuk penyimpangan profesi.

 

Menurutnya, kesempatan kedua merupakan amanah yang harus dijaga melalui tindakan nyata. Karena itu, setiap personel diharapkan mampu membuktikan perubahan melalui kinerja dan perilaku sehari-hari.

 

“Jadikan kesempatan kedua sebagai titik balik untuk membuktikan kelayakan kembali berseragam, menjaga kehormatan keluarga dan institusi, serta menunjukkan perubahan melalui integritas, disiplin dan pengabdian yang lebih baik,” pungkas Kapolda NTB Irjen Kalingga.

 

Dengan berakhirnya rangkaian Pembinaan dan Reorientasi Tugas Personel Tahun Anggaran 2026, para peserta diharapkan dapat kembali menjalankan tugas dengan membawa semangat baru, memperkuat kedisiplinan, serta memberikan pengabdian yang semakin baik bagi masyarakat dan institusi Polri.

Bagikan artikel ini: