LOADING

Type to search

POLRES DOMPU LAKSANAKAN PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1443 H/ 2021 M DI MASJID MIFTAHUL JANNAH POLRES DOMPU

UMUM

POLRES DOMPU LAKSANAKAN PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1443 H/ 2021 M DI MASJID MIFTAHUL JANNAH POLRES DOMPU

Share

tribratanews.ntb.polri.go.id – DOMPU NTB – Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, S.I.K beserta Personil Polres Dompu laksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Miftahul Jannah Polres Dompu, Jumat (22/10/2021).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dihadiri Kapolres Dompu AKBP SYARIF HIDAYAT, S.H., S.I.K, Ustad LALU SYARIFUDIN, SQ, Kabag Sumda Kompol BURHANUDIN, Kasat Reskrim IPTU ADHAR, S.H, Kasat Intelkam IPTU MAKRUS, S.Sos, Danki Batalyon C Kompi II IPTU SUDIRMAN, S.H, PJU POLRES DOMPU, Bhayangkari Polres Dompu.

Untuk tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443H/2021M bertema “Dengan meneladani Akhlak dan Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW Kita wujudkan Polri yang Presisi”

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, S.I.K menyampaikan beberapa Sambutan yaitu Kita bersyukur dapat nikmat sehat untuk dapat memperingati Nabi Besar MUHAMMAD, SAW pada masa Pandemi COVID-19 di Kabupaten Dompu, semoga kita diberikan syafaat oleh Nabi MUHAMMAD, SAW.

“Bahwa perayaan Maulid Nabi Besar setiap Tahun di laksanakan untuk meneladani Sifat Nabi besar Muhammad SAW sehingga menjadi contoh Utama di kehidupan. Ada beberapa contoh sifat Nabi MUHAMMAD, SAW yang bisa diambil sebagai panutan dimulai dari SIFAT SIDIK, AMANAH, TABLIGH dan FATHANAH”, ujar Kapolres Dompu.

Kapolres menambahkan, Kepada Pada personil untuk mencontoh sifat yang dimiliki dalam melakukan pekerjaan sehingga institusi Polri menjadi lebih baik kedepan.

“Arti penting Maulid Nabi yang kita peringati hari ini kita bisa meniru akhlak-akhlak mulia beliau Nabi besar kita Muhammad SAW karna kita sebagai mahluk sosial yang berada ditengah tengah masyarakat kita semua bisa implementasikan yang kita dapatkan sehingga kita bisa dicintai masyarakat dan menjadi Polri yang Presisi”, tutup sambutannya.

Selaku penceramah Penyampaian Ustad LALU SYAFRUDIN, SQ Bahwa berkait dengan peringatan maulid Nabi Besar MUHAMMAD, SAW kita mengenang kembali bahwa Nabi besar MUHAMMAD SAW Nurnya lebih dulu di ciptakan dari pada Nabi ADAM, a.s, Semoga Nabi Besar MUHAMMAD, SAW. Memberikan syafaat kepada kita semua dan untuk meneladani figur Nabi MUHAMMAD, SAW.

“Ada 8 keistimewaan yang mustahil di miliki oleh manusia lainya :
1). KERINGAT NABI JADI MINYAK WANGI
Dalam hadits Anas bin Malik RA dan ini direkam Imam Muslim dalam kitab Shahih-nya, beliau bercerita tentang ibunya yang menjadikan keringat Nabi sebagai minyak wangi.
“Dari Anas bin Malik RA beliau mengatakan: Nabi masuk ke rumah kami dan beliau qailulah (tidur siang) di tempat kami. Ketika tidur itu, Nabi berkeringat, kemudian ibuku datang membawa botol, dan keringat Nab ditampung ke dalam botol itu. Kemudian ketika Nabi bangun dari tidurnya, beliau bertanya kepada ibuku: “Wahai Ummu sulaim, apa yang sedang kau buat?”, Ummu Sulaim mengatakan. “ini keringatmu, wahai Nabi, aku jadikannya minyak wangi. Dan ini adalah minyak wangi yang paling wangi.” (HR Muslim)
2). LUDAH NABI JADI OBAT
terdapat dari perawi hadits “Thalq bin Ali mengatakan: aku digigit oleh kalajengking ketika aku di dekat Nabi, lalu Nabi meludahi kaki dan mengusapnya.” (HR Ahmad dan Ibn HIbban)
3). NABI SAW TIDAK PUNYA BAYANGAN
Berasal dari Al-Saiyid Muhammad bin ‘Alawi bin ‘Abbas al-Malikiy; ulama kenamaan dari kota kelahiran Nabi; Makkah al Mukarramah, dalam kitabnya “Mafahim Yajib an Tushahah” menyebutkan beberapa kekhususan yang dimiliki Rasulullah di antaranya adalah bahwa Nabi tidak memiliki bayangan, Karena memang beliau adalah cahaya dan cahaya tidak pernah memilki bayangan, Ini didukung Doa Nabi itu sendiri yang meminta kepada Allah untuk dijadikan sebagai cahaya
4). NABI SAW HANYA TIDUR MATA
5). NABI SAW TIDAK PERNAH MENGUAP
6). NABI SAW BISA MELIHAT DI BALIK BADAN
7). MELIHAT DAN MENDENGAR RINGKIHAN LANGIT
8). TIDAK PERNAH MIMPI BASAH”.

Bahwa momentum Maulid NABI sebagai jalan untuk lebih banyak bersholawat dan menambahkan rasa cinta nabi MUHAMMAD, SAW”, penyampaian Ustadz Lalu SYafruddin, SQ