Turun ke Jalan, Polda NTB Edukasi Warga Lewat Program Pembinaan Lingkungan

tribratanews.ntb.polri.go.id. – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan keamanan, ketertiban, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas (Kamtibselcarlantas) di wilayah hukumnya.

Melalui Subdit Kamsel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), jajaran Polda NTB menggelar kegiatan Pembinaan Lingkungan (Penling) di tiga titik strategis di Kota Mataram pada Jumat (24/10/2025).

Tiga lokasi yang menjadi sasaran kegiatan yaitu depan SMPN 15 Mataram, Bundaran Universitas Mataram, dan depan Taman Budaya NTB. Petugas lalu lintas turun langsung memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas serta keselamatan di jalan raya.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., dalam keterangannya menjelaskan bahwa kegiatan Penling merupakan salah satu langkah preventif kepolisian untuk menekan angka kecelakaan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap aturan berlalu lintas.

“Penling ini adalah bentuk pembinaan dan edukasi langsung kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kepatuhan pengguna jalan, sehingga angka kecelakaan bisa ditekan,” ujar Kombes Kholid.

Disebutkan Kombes Pol. Kholid bahwa banyak kecelakaan di jalan raya berawal dari pelanggaran kecil yang sering diabaikan, seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, hingga melanggar rambu lalu lintas. Oleh karena itu, pendekatan humanis dan edukatif di lapangan menjadi kunci dalam membentuk budaya disiplin berlalu lintas di kalangan masyarakat.

Dalam kegiatan Penling, para petugas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan pengguna jalan dan pelajar. Mereka membagikan brosur edukatif, serta berdialog ringan tentang pentingnya menaati aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Dengan tertib berlalu lintas, kita menjaga diri sendiri sekaligus melindungi orang lain,” tutur Kombes Kholid.

Kegiatan Penling menjadi salah satu wujud nyata implementasi program Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang menempatkan aspek humanis sebagai pendekatan utama dalam pelayanan publik.

Menurut Kabid Humas Polda NTB, melalui upaya ini, Polri ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, bukan sekadar sebagai penegak hukum, melainkan juga sebagai mitra edukatif yang menumbuhkan budaya keselamatan di jalan.

“Dengan Penling, kami ingin menghadirkan polisi yang bukan hanya menindak, tetapi juga mengedukasi dan melindungi. Karena keselamatan masyarakat adalah prioritas kami,” jelas Kombes Kholid.

Fokus kegiatan yang menyasar area sekolah juga menjadi langkah strategis. Anak-anak sekolah dianggap sebagai generasi muda pelopor keselamatan berlalu lintas. Mereka diharapkan dapat menjadi contoh bagi teman sebaya dan keluarga dalam menerapkan perilaku disiplin di jalan raya.

“Mengedukasi pelajar adalah investasi jangka panjang. Mereka akan tumbuh menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab,” kata Kabid Humas Polda NTB.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polda NTB berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga pada kesadaran kolektif setiap pengguna jalan.

“Melalui edukasi berkelanjutan seperti Penling, harapannya dapat tercipta lingkungan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung iklim pariwisata yang nyaman di wilayah NTB,” tutup Kombes Pol. Kholid.