Sasak, Samawa, Mbojo: Budaya NTB Hadir di MotoGP Mandalika 2025
01 October 2025 - 10:02 WITA
tribratanews.ntb.polri.go.id. – Gelaran MotoGP Mandalika 2025 yang akan berlangsung pada 3–5 Oktober mendatang dipastikan akan semakin semarak dengan penampilan tarian kolosal khas Nusa Tenggara Barat (NTB).
Tarian kolosal tersebut akan ditampilkan pada dua momen penting, yakni saat parade MotoGP Mandalika 2025 di Teras Udayana, Kota Mataram, dan dalam pembukaan resmi (opening ceremony) di Sirkuit Mandalika.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Mataram, Mulki, mengatakan bahwa pertunjukan seni budaya ini merupakan wujud keseriusan pemerintah daerah dalam memperkenalkan identitas budaya lokal ke kancah internasional.
“Sementara ini adalah tari seni budaya yang akan kita maksimalkan: Sasak, Samawa, dan Mbojo,” ujarnya di Mataram, Selasa (30/9/2025).
Pernah Tampil di Istana Negara
Mulki menambahkan, konsep tarian kolosal tersebut sebelumnya telah sukses ditampilkan di Istana Negara Jakarta saat peringatan HUT RI, dengan melibatkan sekitar 200 penari. Meski demikian, jumlah penari yang akan ambil bagian pada ajang MotoGP Mandalika 2025 masih dalam tahap finalisasi.
“Jumlah penarinya nanti kita pastikan,” jelasnya.
Menurut Mulki, penampilan tarian kolosal ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk menegaskan jati diri budaya lokal NTB di hadapan dunia.
“Sekarang tampil di Teras Udayana dan di opening ceremony Mandalika, itu penting. Kalau di Istana ditonton orang Indonesia, maka di Mandalika ini bisa ditonton oleh masyarakat internasional,” tegasnya.
Dukungan Pemerintah Daerah
Dari sisi pendanaan, Mulki memastikan bahwa pembiayaan kegiatan seni budaya ini ditanggung oleh Dinas Pariwisata Provinsi NTB, bekerja sama dengan Taman Budaya Provinsi NTB, serta mendapat dukungan dari Dispora.
“Kita yang akan membiayai kegiatan itu. Walaupun tidak sendiri, kita kerja sama dengan Taman Budaya juga. Dispora support sistemnya dari kita,” katanya.
Promosi Budaya dan Pariwisata NTB
Penampilan tarian kolosal di ajang MotoGP Mandalika 2025 diharapkan mampu menjadi sarana promosi budaya NTB sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata daerah.
Ajang MotoGP Mandalika sejak awal memang menjadi magnet wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Dengan adanya pertunjukan budaya, Pemerintah Provinsi NTB berharap kekayaan seni tradisional daerah dapat semakin dikenal dunia.
“Gelaran MotoGP Mandalika 2025 ini momentum untuk memperkenalkan budaya NTB ke dunia, bukan hanya di tingkat nasional,” tandas Mulki.