Program Polisi Penolong di Polres Lombok Utara, Ajarkan Anak – Anak Baca Al-Qur’an
08 January 2026 - 2:04 WITA
tribratanews.ntb.polri.go.id.–Ada pemandangan berbeda di Masjid Polres Lombok Utara, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis siang (8/1/2026). Di tengah kesibukan menjaga keamanan wilayah perairan, personel Sat Polairud Polres Lombok Utara meluangkan waktu untuk berbagi ilmu yang mulia dengan menjadi pengajar mengaji bagi anak-anak.
Kegiatan bertajuk “Polisi Penolong” tersebut dimulai sekitar pukul 13.00 WITA. Tanpa sekat dan tanpa jarak, para personel yang sehari-hari bertugas di laut dan perairan kini duduk bersila bersama anak-anak, dengan penuh kesabaran membimbing mereka mengeja huruf demi huruf hijaiyah dari Kitab Suci Al-Qur’an.
Kasat Polairud Polres Lombok Utara, AKP I Gusti Made Suarjaya, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar membantu proses belajar mengajar, namun menjadi wujud kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, sekaligus teladan bagi generasi muda.
“Kami ingin Polri tidak hanya dikenal sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat yang peduli terhadap pendidikan karakter dan spiritual anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujar AKP I Gusti Made Suarjaya.
Ia menjelaskan, kehadiran personel Polairud di Masjid Mako Polres Lombok Utara disambut dengan antusias oleh anak-anak. Suasana belajar berlangsung hangat, penuh keakraban, namun tetap khidmat dan sarat nilai religius.
“Program ini membuktikan bahwa dedikasi anggota Polri melampaui tugas pokoknya. Kami berusaha menyentuh sisi humanis melalui pengabdian tulus di rumah ibadah,” ungkap Kasat Polairud Polres Lombok Utara.
Lebih lanjut, AKP I Gusti Made Suarjaya menegaskan bahwa aksi nyata tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Lombok Utara Polda NTB dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang religius, harmonis, dan kondusif.
“Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberi dampak positif bagi anak-anak, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” tandasnya.
Melalui program Polisi Penolong, Sat Polairud Polres Lombok Utara menunjukkan bahwa kehadiran polisi tidak hanya dirasakan dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam sentuhan kemanusiaan dan pembinaan moral generasi masa depan.