Polresta Mataram Bertindak Cepat Redam Keributan Antarwarga di Dasan Agung
23 October 2025 - 11:36 WITA
tribratanews.ntb.polri.go.id. – Kesigapan aparat kepolisian kembali terlihat ketika Unit Samapta Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya keributan antarwarga di wilayah Kelurahan Dasan Agung, pada Kamis malam (23/10/2025).
Begitu laporan diterima, personel piket Samapta langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengamankan situasi dan mengevakuasi para pihak yang terlibat. Langkah cepat ini dilakukan guna mencegah meluasnya potensi konflik di lingkungan tersebut. Petugas juga segera memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terpancing dan ikut menjaga keamanan serta ketertiban di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Satuan (Kasat) Samapta Polresta Mataram AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa, S.H., M.H., dalam keterangannya menjelaskan bahwa tindakan cepat ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Begitu menerima laporan, personel segera meluncur ke lokasi untuk mengembalikan situasi agar tetap kondusif dan mencegah warga lain ikut terlibat. Para pihak yang berselisih langsung diamankan untuk dimediasi,” jelas AKP I Nyoman Agus.
Dari hasil penanganan di lapangan, diketahui bahwa keributan tersebut dipicu oleh kesalahpahaman antarwarga. Berkat pendekatan humanis, kedua pihak berhasil didamaikan melalui mediasi yang difasilitasi langsung oleh petugas kepolisian.
Setelah dilakukan dialog dan mediasi singkat, kedua pihak yang terlibat akhirnya sepakat untuk berdamai dan tidak memperpanjang masalah. Polisi memastikan proses penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan dengan melibatkan tokoh masyarakat setempat.
“Langkah ini merupakan bagian dari strategi Polri Presisi dalam menangani persoalan sosial dengan cara persuasif dan mengedepankan dialog. Kami tidak hanya hadir untuk mengamankan, tapi juga menyelesaikan masalah secara damai. Pendekatan humanis ini penting agar masyarakat merasa dilindungi dan dihargai,” ujar Kasat Samapta Polresta Mataram.
Untuk memastikan situasi benar-benar aman, personel Unit Samapta Polresta Mataram tetap berjaga di lokasi hingga dini hari. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan keributan susulan atau provokasi dari pihak luar.
Selain itu, upaya mediasi yang dilakukan di tempat menunjukkan bahwa Polri tak hanya berfungsi sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penjaga kedamaian sosial di tengah masyarakat.
Kasat Samapta menegaskan bahwa Polresta Mataram akan terus meningkatkan kehadiran personel di lapangan, khususnya pada malam hari, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan di lingkungan permukiman padat penduduk.
Petugas Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk tidak segan melapor jika menemukan indikasi keributan atau potensi gangguan keamanan di lingkungannya melalui layanan kepolisian 110.
“Kami akan terus responsif terhadap laporan masyarakat. Kewaspadaan dan kerja sama warga sangat penting dalam menjaga kamtibmas yang kondusif,” tutup Kasat Samapta Polresta Mataram.