Polres Lombok Utara Perkuat Sinergi dengan Warga Pesisir Lewat Program “Minggu Curhat”
12 October 2025 - 2:56 WITA
tribratanews.ntb.polri.go.id. – Dalam upaya memperkuat sinergi dan kedekatan dengan masyarakat pesisir, Kepolisian Resor (Polres) Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Sat Polairud) melaksanakan kegiatan “Patroli Dialogis (Minggu Curhat)” di kawasan Pantai Teluk Kodek, Kecamatan Pemenang, Minggu (12/10/2025).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.30 WITA ini berlangsung hangat dan penuh keakraban. Personel Sat Polairud menyambangi langsung warga pesisir, sebagian besar merupakan nelayan dan pelaku wisata bahari, untuk berdialog serta mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan yang mereka sampaikan.
Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., melalui Kasat Polairud AKP I Gusti Made Suarjaye, menjelaskan bahwa kegiatan Minggu Curhat ini memiliki tujuan ganda — menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat pesisir.
“Piket Jaga Kapal Sat Polairud hadir bukan hanya untuk patroli, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Melalui program Minggu Curhat, kami membuka ruang selebar-lebarnya bagi warga untuk menyampaikan masukan, keluhan, bahkan persoalan sehari-hari yang mereka hadapi,” ungkap AKP I Gusti Made Suarjaye.
Pendekatan yang humanis ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, khususnya di wilayah perairan yang memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga keamanan dan keselamatan.
Dalam suasana dialog santai di tepi pantai, petugas Sat Polairud juga menyampaikan berbagai pesan penting terkait Kamtibmas kepada masyarakat. Warga diimbau untuk waspada terhadap tindak kejahatan di laut, seperti pencurian hasil tangkapan atau peralatan nelayan, serta ikut menjaga kelestarian dan kebersihan pesisir.
“Pantai dan laut adalah aset vital bagi pariwisata dan ekonomi masyarakat Lombok Utara. Karena itu, menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” terang AKP I Gusti.
Selain itu, petugas juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya lapor cepat bila terjadi hal mencurigakan atau situasi darurat di wilayah perairan, agar tindakan pencegahan bisa segera dilakukan.
Kegiatan Patroli Dialogis di Teluk Kodek tersebut mendapat respon positif dan antusiasme tinggi dari warga setempat. Para nelayan menyampaikan apresiasi atas langkah Polairud yang mau turun langsung mendengarkan persoalan masyarakat.
Warga berharap kegiatan semacam ini bisa dilaksanakan secara rutin agar komunikasi dan kerja sama antara polisi dan masyarakat semakin erat. Sebagian besar aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan peningkatan keamanan laut, pengawasan aktivitas wisata bahari, dan pengelolaan sampah pesisir.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan aman dan lancar. Aspirasi masyarakat sudah kami serap, dan akan menjadi bahan evaluasi serta tindak lanjut oleh jajaran Polres Lombok Utara,” tutur AKP I Gusti Made Suarjaye.
Program Minggu Curhat merupakan bagian dari implementasi Program Polisi Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang dicanangkan oleh Kapolri. Melalui kegiatan ini, jajaran kepolisian berupaya hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan empatik dan terbuka.
Langkah Sat Polairud Polres Lombok Utara turun langsung ke lapangan juga menjadi bukti nyata bahwa polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, melainkan juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat dalam menjaga keamanan serta kelestarian wilayah pesisir.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, kepercayaan publik terhadap Polri diharapkan terus meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial di wilayah perairan Lombok Utara.