Polres Lombok Utara Hadirkan “Minggu Curhat” untuk Nelayan dan Warga Pesisir
21 September 2025 - 3:04 WITA
tribratanews.ntb.polri.go.id. – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Satpolairud meluncurkan program inovatif bertajuk “Minggu Curhat” yang dipimpin langsung oleh Kasat Polair AKP I Gusti Made Suarjaya.
“Program ini dirancang sebagai ruang komunikasi terbuka antara polisi dan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, untuk menyampaikan keluhan, aspirasi, maupun persoalan yang dihadapi sehari-hari,” tutur Kasat Polairud Polres Lombok Utara AKP I Gusti Made Suarjaya dalam keterangannya, Minggu (21/9).
Dipilihnya hari Minggu sebagai waktu pelaksanaan bukan tanpa alasan. Menurut AKP Gusti Suarjaya, akhir pekan merupakan momentum berkumpulnya masyarakat bersama keluarga maupun beraktivitas di kawasan pantai wisata.
Dalam kesempatan tersebut dimanfaatkan jajaran Satuan Polair Polres Lombok Utara untuk hadir langsung, berbaur, sekaligus mendengarkan berbagai persoalan yang terjadi ditengah masyarakat.
“Permasalahan di wilayah pesisir bukan hanya menyangkut nasib nelayan, tetapi juga berdampak pada stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra masyarakat dalam mencari solusi atas masalah yang mereka hadapi,” ucap AKP I Gusti Made Suarjaya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan pesan penting agar masyarakat menjaga lingkungan terdekat, yaitu keluarga. Ia menekankan bahwa setiap individu perlu belajar menjadi “polisi bagi dirinya sendiri” dengan meningkatkan kepekaan terhadap hal-hal mencurigakan, peduli terhadap sekitar, serta aktif mencegah potensi tindak pidana.
“Jika kita mampu menjaga keamanan mulai dari keluarga, maka akan tercipta suasana aman dan nyaman, baik di tingkat RT, RW, maupun masyarakat luas,” tutup Kasat Polairud Polres Lombok Utara.
Melalui program Minggu Curhat, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah pesisir Kabupaten Lombok Utara.