Polres Bima Gencarkan Sweeping Malam Hari, Sasar Senjata Tajam dan Narkoba
22 July 2025 - 4:18 WITA
tribratanews.ntb.polri.go.id.–Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya, Kepolisian Resor (Polres) Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Polsek Jajaran mengintensifkan razia dan sweeping rutin di sejumlah titik strategis. Operasi ini dilakukan dengan metode pemeriksaan kendaraan roda dua dan empat, termasuk penggeledahan badan serta barang bawaan para pengendara yang melintas.
Kasi Humas Polres Bima, AKP Adib Widayaka dalam keterangannya, Selasa (22/07) menerangkan, kegiatan sweeping ini bertujuan untuk mencegah tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta menekan peredaran gelap narkoba, senjata tajam, hingga senjata api rakitan atau ilegal.
“Sweeping paling sering dilakukan malam hari karena pada waktu itulah potensi warga membawa benda tajam atau barang berbahaya cukup tinggi. Namun, tidak menutup kemungkinan juga dilaksanakan pagi dan siang hari,” terang AKP Adib.
Operasi ini sudah mulai digelar sejak Senin malam, (21/07) yang dimulai sekitar pukul 20.00 WITA hingga menjelang dini hari, dan berlangsung di berbagai titik dalam wilayah hukum Polres Bima, dengan fokus pelaksanaan berada di depan Mapolsek masing-masing, di bawah pengawasan langsung Kapolsek setempat.
Selama pelaksanaan, sambung dia, petugas juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, tidak menggunakan knalpot tidak standar (brong), serta menghindari berkendara secara ugal-ugalan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kehadiran kami (Polri) ini ingin pengendara lebih tertib dan sadar akan pentingnya keselamatan serta ketertiban demi kebaikan bersama,” tutur Kasi Humas Polres Bima.
Selain menjaga kamtibmas, razia ini juga menjadi bentuk kehadiran aktif kepolisian di tengah masyarakat, guna menciptakan rasa aman dan nyaman di jalan raya, terutama pada malam hari yang rawan akan aktivitas kriminal.
“Sweeping dan razia serupa akan terus digelar secara berkala, dan meminta masyarakat untuk kooperatif saat pemeriksaan, serta kami meminta agar segera melapor jika masyarakat menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungannya,” tutup AKP Adib.