Polisi Perketat Protokol Keamanan di Debat Kedua Pilgub NTB

tribratanews.ntb.polri.go.id – Guna memastikan keamanan dan kelancaran debat kedua Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB. Pihak Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menerapkan pengamanan ketat di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram.

Kepala Biro Operasi Polda NTB Kombes Abu Bakar Tertusi S.I.K., M.Han. dalam keterangannya saat ditemui di lokasi, Jum’at Malam (08/11) tadi menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan sistem berlapis, membagi petugas pada tiga ring keamanan yang tersebar di lokasi acara. Ring dua juga akan diperkuat oleh petugas preventif, sementara ring tiga difokuskan untuk satuan tindak dan penanganan massa.

“Seperti biasa, kami membagi pengamanan dalam tiga ring yang mengelilingi titik utama acara. Ring satu akan diisi oleh Satgas preventif dan preemtif yang terdiri dari satuan Intel dan Gakkum. Untuk total keseluruhan personel yang diterjunkan pada kegiatan ini sekitar 902 anggota,” ungkap Kombes Pol. Abu Bakar.

Pejabat Utama Polda NTB itu menyebut adapun fokus utama pihaknya dalam kegiatan pengamanan pada debat kali ini adalah deteksi dan pencegahan terhadap benda-benda berbahaya seperti senjata tajam dan bahan peledak.

Oleh sebab itu, lanjutnya, sebelum acara dimulai petugas telah menerapkan prosedur sterilisasi ketat dengan menggunakan berbagai alat canggih, termasuk metal detector, alat deteksi bahan kimia dan radiologi dari Detasemen Gegana Sat Brimob, serta bantuan anjing pelacak K-9 Dit Samapta Polda NTB.

“Seluruh penonton, simpatisan, dan tim pendukung akan menjalani pemeriksaan menyeluruh sebelum memasuki area debat,” tegas Karoops Polda NTB.

Ia menyebut berdasarkan hasil evaluasi dari debat pertama pada 23 Oktober lalu juga telah dilakukan, di mana polisi mencatat adanya penumpukan massa yang mengganggu kelancaran. Oleh sebab itu disiplin di area debat penting diterapkan agar acara berjalan kondusif.

“Kami sudah instruksikan agar tidak ada pergerakan massa selama acara berlangsung. Area debat harus steril dari lalu lalang,” ujarnya.

Dengan langkah-langkah keamanan ini, diharapkan debat kedua dapat berlangsung aman, lancar, dan bebas dari gangguan, sehingga masyarakat NTB dapat mengikuti jalannya acara dengan nyaman.