Polisi Olah TKP Kecelakaan yang Libatkan Pelajar di Jalan Bypass Lombok Barat
28 September 2025 - 9:54 WITA
tribratanews.ntb.polri.go.id. – Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut korban jiwa. Seorang pelajar asal Karang Monjok, Kota Mataram, berinisial AERT (16), meninggal dunia usai terlibat tabrakan dengan sesama pemotor di Jalan Bypass Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) Minggu (28/9/2025) dini hari.
Pihak Kepolisian dari Satlantas Polres Lombok Barat yang menerima informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi korban.
“Satu korban meninggal di tempat,” ujar Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Dina Rizkiana, Minggu (28/9).
Berdasarkan keterangan polisi, korban AERT bersama rekannya DW (17) mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi DR 6813 EP. Keduanya melaju dari arah selatan menuju Kota Mataram sekitar pukul 01.00 WITA.
Saat tiba di depan Puskesmas Banyumulek, Dusun Kerangkeng, Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri, sepeda motor mereka dihantam dari belakang oleh Yamaha Aerox berwarna hijau yang dikendarai LGJ (20).
“Sepeda motor Aerox hijau membentur dari belakang. Kendaraan Honda Vario kemudian terjatuh ke kiri sehingga mengakibatkan lakalantas,” jelas Iptu Dina.
Akibat benturan keras, AERT mengalami luka lebam di wajah, paha, dan badan. Sementara rekannya DW mengalami luka di wajah, kaki, dan tangan. Keduanya sempat dilarikan ke Puskesmas Banyumulek, namun AERT dinyatakan meninggal dunia beberapa saat kemudian.
“Sedangkan pengendara Yamaha Aerox, LGJ, kini mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Praya, Lombok Tengah. Ia mengalami luka pada wajah, badan, serta kedua kaki,” tutur Iptu Dina.
Kasat Lantas Polres Lombok Barat mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara. Ia menegaskan agar pengendara sepeda motor tidak melintas di jalur cepat yang diperuntukkan bagi kendaraan roda empat.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. Kami ingatkan bagi orang tua, selalu ingatkan anak-anaknya untuk tidak berada di luar rumah saat tengah malam,” tutupnya.