Polisi Amankan Dua Ekor Sapi Diduga Hasil Pencurian di Mataram
11 February 2026 - 2:33 WITA
tribratanews.ntb.polri.go.id.–Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Gunungsari bergerak cepat mengamankan dua ekor sapi betina diduga hasil pencurian di wilayah Desa Tamansari, Kecamatan Gunungsari, Selasa (10/2/2026) sore. Kedua sapi tersebut ditemukan di Pasar Hewan Selagalas, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebelum sempat berpindah tangan.
Kapolsek Gunungsari, Iptu Ida Bagus Adnyana Putra, dalam keterangannya membenarkan adanya laporan dugaan pencurian sapi tersebut. Ia menyebut laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti oleh tim piket.
“Tim piket pawas bersama Kepala SPKT I dan personel opsnal segera kami kerahkan begitu menerima laporan,” ujarnya, Rabu (11/02).
Dijelaskan, kasus ini bermula sekitar pukul 17.10 WITA saat pelapor, Muhamad Ainussobah, menerima informasi bahwa dua ekor sapi miliknya terlihat dituntun keluar dari kebun di Dusun Limbungan, Desa Tamansari. Saat dicek ke lokasi, kandang ternak sudah dalam kondisi kosong.
“Pelapor kemudian membuat pengaduan resmi ke Polsek Gunungsari. Tim piket yang dipimpin Pawas Kanit Samapta Aiptu Soyid Muharam langsung bergerak bersama pelapor menuju Pasar Hewan Selagalas,” tutur Iptu Adnyana.
Di lokasi pasar, sambung dia, polisi menemukan dua sapi betina berusia sekitar satu tahun yang cirinya sesuai dengan laporan korban. Petugas juga mengamankan satu unit mobil pick up Suzuki Carry warna putih nomor polisi DR 8453 DD yang diduga digunakan untuk mengangkut ternak tersebut.
Berdasarkan keterangan sementara pedagang, sapi tersebut dibeli dari seseorang yang mengaku sebagai pemilik. Namun korban menegaskan tidak pernah menjual ternaknya. Kapolsek Gunungsari menegaskan bahwa langkah cepat dilakukan guna mencegah barang bukti berpindah tangan.
“Dua ekor sapi beserta kendaraan pengangkut sudah kami amankan di Mapolsek Gunungsari. Laporan polisi telah diterbitkan dan penyelidikan masih berlangsung,” ungkap Kapolsek Gunungsari.
Saat ini, penanganan kasus masih dalam tahap pengembangan untuk mengungkap pelaku yang bertanggung jawab. Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan, khususnya terkait hewan ternak.