Jelang Arus Mudik Lebaran 2026, Polda NTB Cek Pelabuhan hingga Terminal
05 March 2026 - 7:51 WITA
tribratanews.ntb.polri.go.id. – Menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) melalui jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) melaksanakan pengecekan dan survei di sejumlah titik strategis transportasi darat maupun laut di wilayah Pulau Lombok, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda NTB, Kombes Pol Romadhoni Sutardjo. Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan infrastruktur, sistem pelayanan, serta skema rekayasa lalu lintas dalam menghadapi potensi lonjakan pemudik yang diprediksi meningkat menjelang Hari Raya.
Empat lokasi utama yang menjadi fokus pengecekan yakni Pelabuhan Lembar, Terminal Segenter, kantor BPJN di Mantang Lombok Tengah, serta Pelabuhan Kayangan yang menjadi penghubung utama antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
“Empat titik ini merupakan simpul transportasi vital. Kami ingin memastikan seluruh fasilitas siap dan dapat mengantisipasi peningkatan volume kendaraan maupun penumpang,” ujar Kombes Romadhoni di sela kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap fasilitas penumpang, jalur masuk dan keluar kendaraan, ruang tunggu, hingga area parkir atau buffer zone yang disiapkan untuk menampung antrean saat puncak arus mudik.
Kombes Romadhoni menerangkan khusus di Pelabuhan Kayangan dan Pelabuhan Lembar, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan pihak ASDP guna memastikan kesiapan armada kapal, sistem tiket, serta manajemen antrean kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang berpotensi mengganggu kelancaran arus.
Baca Juga : Operasi Ketupat 2026, Kapolri Tekankan Pengamanan Maksimal Arus Mudik
Baca Juga : Wakapolda NTB Ikuti Rapat Lintas Sektoral, Siapkan Operasi Pengamanan Mudik Lebaran 2026
Selain pengecekan fisik, Ditlantas Polda NTB turut melakukan survei terhadap kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan kendaraan di jalur-jalur utama menuju pelabuhan dan terminal.
“Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk memetakan potensi kerawanan. Hasil survei akan menjadi dasar dalam penyusunan pola pengamanan serta penempatan personel pada Operasi Ketupat Rinjani 2026,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani Tahun 2026 yang akan segera digelar, Polda NTB juga akan mendirikan posko terpadu di pelabuhan, terminal, serta titik-titik strategis lainnya. Personel gabungan dari jajaran Kepolisian, TNI dan instansi terkait lainnya akan disiagakan selama 24 jam guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Tak hanya fokus pada kelancaran arus kendaraan, kesiapan menghadapi potensi gangguan seperti cuaca ekstrem dan bencana alam juga menjadi perhatian. Koordinasi dengan instansi teknis terkait telah dilakukan untuk memastikan dukungan alat berat dan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat di jalur mudik.
Dirlantas Polda NTB juga mengimbau para pemudik agar mematuhi arahan petugas di lapangan serta memanfaatkan pos-pos istirahat yang telah disediakan demi menjaga stamina dan keselamatan perjalanan.
“Mudik Aman, Keluarga Bahagia menjadi semangat kita bersama. Keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas adalah prioritas utama dalam pengamanan yang akan kami gelar,” tandas Kombes Romadhoni.
Dengan kesiapan infrastruktur, dukungan lintas instansi, serta perencanaan rekayasa lalu lintas yang matang, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Nusa Tenggara Barat dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.