Cuaca Ekstrem Landa Mataram, Polisi Pantau Debit Sungai Kali Ancar
11 January 2026 - 3:06 WITA
tribratanews.ntb.polri.go.id. – Guna menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem, personel bersepeda Satuan Samapta Polresta Mataram, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan patroli di kawasan permukiman warga sekaligus memantau debit air Sungai Kali Ancar yang melintasi Jalan Panjitilar, Kecamatan Sekarbela, Minggu (11/01/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan menyusul tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kota Mataram dalam beberapa hari terakhir. Curah hujan yang cukup tinggi dinilai berpotensi memicu bencana alam, seperti banjir dan angin kencang, terutama di kawasan pemukiman yang berada di sekitar aliran sungai.
Dalam patroli tersebut, personel Samapta menyasar sejumlah kompleks perumahan yang dinilai rawan terdampak luapan air. Selain memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, petugas juga melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi Sungai Kali Ancar sebagai langkah deteksi dini potensi banjir.
Kasat Samapta Polresta Mataram AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa, S.H., M.H., menjelaskan bahwa patroli bersepeda ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di tengah cuaca yang tidak menentu.
“Patroli ini kami lakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, terutama yang dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem dan kemungkinan terjadinya bencana alam,” ujar AKP Nyoman Agus.
Tidak hanya melakukan pemantauan lingkungan, personel Samapta juga berdialog langsung dengan warga. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diberikan imbauan agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, baik di dalam maupun di luar rumah, serta mengantisipasi potensi banjir dan angin kencang.
Menurut AKP Nyoman Agus, patroli tetap dilaksanakan meski cuaca hujan deras, sebagai bentuk komitmen Polresta Mataram dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang rawan terdampak banjir.
“Patroli bersepeda ini tetap kami laksanakan meskipun dalam kondisi hujan, untuk memastikan situasi di lingkungan masyarakat tetap aman dan terkendali,” tutur Kasat Samapta Polresta Mataram.
Ia berharap, kehadiran polisi di lapangan dapat meminimalisir potensi gangguan keamanan serta mempercepat proses deteksi dini apabila terjadi bencana alam yang dapat berdampak pada keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Mataram.