LOADING

Type to search

Peninjauan dan Pengawasan PMK di Sekotong, Tujuh Ekor Sapi Sakit di Telaga Lebur Desa

Binkam UMUM

Peninjauan dan Pengawasan PMK di Sekotong, Tujuh Ekor Sapi Sakit di Telaga Lebur Desa

Share

Lombok Barat, NTB – Polsek Sekotong, Polres Lombok Barat, Polda NTB, melaksanakan kegiatan kegiatan peninjauan dan pengawasan penyakit mulut dan kuku (PMK) penyakit mulut dan kuku (PMK) di Wilayahnya.

Kali ini melakukan peninjauan dan pengawasan (PMK) di Dusun Telaga Lebur Desa, Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Senin (30/5/2022).

Kapolsek Sekotong Iptu I kadek Sumerta, SH mengatakan Dalam kegiatan tersebut Kadis pertanian langsung melaksanakan pengecekan dan pemantuan.

“Terkait informasi oleh Warga Dusun Telaga Lebur Dese Dan Telaga Lebur Loang Balok, yang memiliki ternak sapi dan mengalami sakit dengan ciri ciri terkena PMK,” ungkapnya.

Dalam kegiatan itu warga pemilik sapi atas nama Minesah yang menunjukkan sapi miliknya yang saat ini dalam keadaan sakit berjumlah tujuh ekor sapi.

“Bahwa sapi yang dimilikinya menunjukkan ciri-ciri seperti mengeluarkan liur pada hidung dan mulut dan terlihat seperti sariawan pada moncong mulut. Kemudian terdapat luka dibagian hidung, selain itu di antara celah kuku juga terlihat kemerahan,” katanya.

Yang mana bahwa virus tersebut menyerang semua hewan berkuku belah tau genap seperti sapi, kerbau, domba, dan kambing.

Sementara itu Kadis pertanian Kabupaten Lombok Barat, H. Lalu Winengan, memberikan himbauan kepada peternak sapi.

“Agar selalu menjaga kebersihan kandang serta memberikan pakan yang baik agar terhindar dari penyakit PMK tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, upaya pencegahan yakni seperti menyemprotkan disinfektan dan memisahkan ternak sapi yang terkena virus dengan ternak sapi lain yang sehat.

“Agar terhindar dari penyebaran virus, dan juga memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pada kasus PMK tersebut tidak terlalu berbahaya,” imbuhnya.

Lalu Winengan juga menegaskan bahwa persediaan vaksinasi sudah ada di dinas dan memberikan vaksinasi bagi hewan yang terjangkit PMK.