Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Lansia di Lahan Kosong Bertais
14 February 2026 - 12:59 WITA
tribratanews.ntb.polri.go.id.–Warga Lingkungan Gontoran Barat, Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria lanjut usia (lansia) dalam kondisi meninggal dunia di sebuah lahan kosong, Jumat (13/02/2026).
Korban diketahui bernama Ruslan (85), warga Kecamatan Sandubaya. Ia ditemukan dalam posisi duduk bersandar di tembok dengan kepala dalam keadaan tengadah. Saat pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas, kondisi tubuh korban dilaporkan sudah membengkak dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Penemuan tersebut sontak membuat warga sekitar terkejut. Sejumlah masyarakat kemudian melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian. Tak lama berselang, personel Polsek Sandubaya tiba di lokasi untuk mengamankan area dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sandubaya, AKP Niko Herdianto, S.T.K., S.I.K., menjelaskan bahwa korban sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah sejak beberapa hari lalu dan belum kembali.
“Korban diketahui pergi meninggalkan rumah pada 10 Februari 2026 sekitar pukul 19.00 Wita dan tidak kunjung kembali. Keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri,” jelas AKP Niko kepada awak media, Sabtu (14/02/2026).
Menurutnya, pihak keluarga mulai merasa khawatir karena korban tak kunjung pulang. Upaya pencarian dilakukan oleh anak korban hingga akhirnya mendapat informasi dari warga terkait adanya penemuan jenazah di lahan kosong.
“Setelah menerima informasi tersebut, anak korban langsung mendatangi lokasi dan memastikan bahwa jenazah yang ditemukan adalah ayahnya,” ungkap Kapolsek Sandubaya.
Guna memastikan penyebab kematian, Unit Reskrim Polsek Sandubaya langsung berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram untuk melakukan olah TKP lanjutan serta proses identifikasi.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
“Penyebab kematian belum dapat dipastikan. Saat ini jenazah telah berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lanjutan,” tegas AKP Niko.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar dan mengingatkan pentingnya kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap warga lanjut usia yang tinggal bersama keluarga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kejadian serupa atau hal-hal yang mencurigakan di lingkungan masing-masing,” tutup Kapolsek AKP Niko.