Pelajar di Dompu Nekat Panah Teman Sekolah, Kini Diamankan Polisi
16 September 2025 - 10:43 WITA
tribratanews.ntb.polri.go.id. – Kasus pemanahan antar pelajar kembali terjadi di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang remaja berinisial SD (17) yang sempat buron selama tiga hari akhirnya menyerahkan diri ke Polres Dompu dengan didampingi oleh kedua orang tuanya.
“Dengan didampingi orang tuanya, pelaku menyerahkan diri dan diamankan ke Mako Polres Dompu,” ungkap Kasi Humas Polres Dompu, Iptu Nyoman Suardika, dalam keterangan persnya pada Selasa (16/9/2025).
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu malam (13/9/2025). Saat itu, korban berinisial AR (16) tengah melintas di Jalan Raya Kareke bersama dua rekannya, AL dan RD. Tiba-tiba, pelaku SD bersama rekannya RK muncul dengan sepeda motor dan mengejar korban.
SD yang sudah membawa ketapel sejak dari rumah langsung mendekati korban. Tanpa peringatan, ia melepaskan anak panah hingga mengenai paha kiri AR. Setelah melakukan aksinya, pelaku melarikan diri menggunakan motor.
“Pelaku menggunakan ketapel yang mengenai paha kiri korban. Seusai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri. Sementara korban segera dilarikan ke rumah sakit,” jelas Iptu Suardika.
Atas kejadian tersebut, keluarga korban segera melapor ke Polres Dompu. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku. Namun, alih-alih melakukan penangkapan paksa, aparat kepolisian memilih pendekatan persuasif dan humanis dengan mengajak orang tua SD agar membujuk anaknya menyerahkan diri.
Strategi ini membuahkan hasil. Pada Selasa (16/9), SD datang ke Polres Dompu dengan didampingi keluarganya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kini, pelaku sudah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi memastikan kasus ini akan ditangani sesuai prosedur.
“Saat ini pelaku sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Polres Dompu berkomitmen memberantas tindak kriminal jalanan yang meresahkan masyarakat,” tandas Kasi Humas Polres Dompu.