Cuaca Ekstrem Akibatkan Pohon Tumbang Hingga Longsor, Polda NTB Siaga dan Imbau Warga
10 February 2025 - 12:36 WITA
tribratanews.ntb.polri.go.id.–Cuaca Ekstrem hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak Sabtu hingga Minggu 8 dan 9 Februari ini. Hal ini menyebabkan banyak pohon tumbang yang menggangguan arus lalu lintas, hingga kerusakan rumah warga.
Guna memastikan keselamatan masyarakat, jajaran Polda NTB bersama pihak terkait di seluruh kabupaten/Kota bergerak cepat melakukan proses evakuasi dan pengamanan di lokasi terdampak.
Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., Senin (10/02/2025) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang dan kabel listrik putus akibat cuaca ekstrem.
“Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama saat berkendara di jalur yang banyak pepohonan. Jika melihat tanda-tanda pohon miring atau ada kabel listrik putus, segera laporkan ke pihak terkait agar bisa ditangani lebih cepat,” ujar Kombes Kholid.
Di beberapa titik lokasi, petugas Kepolisian langsung turun tangan membersihkan pohon tumbang yang menghalangi jalan di beberapa ruas jalan yang ada di wilayah Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara hingga Lombok Timur.
Baca Juga : BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di NTB Akibat Bibit Siklon Tropis Invest 96S
“Selain gangguan lalu lintas, dari laporan Polres jajaran, cuaca ekstrem juga mengakibatkan kerusakan rumah warga yang juga sudah langsung ditanggapi cepat personel serta pihak terkait,” terang Kombes Kholid.
Kabid Humas menyebut berdasarkan prakiraan BMKG cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi NTB masih berpotensi terjadi. Oleh sebab itu, Kombes Pol Kholid, kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu menghindari parkir kendaraan di bawah pohon besar dan memastikan kondisi atap rumah aman dari terpaan angin.
“Warga diminta melapor ke instansi terkait jika menemukan pohon miring atau kabel listrik yang berpotensi membahayakan. Pastikan atap rumah terikat kuat, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan angin kencang,” imbaunya.
Jajaran Polda NTB juga terus bersiaga dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memastikan keselamatan masyarakat. Jika ada kejadian darurat, warga diharapkan dapat segera laporkan ke kantor polisi terdekat agar bisa segera ditangani.