Sat Lantas Polres Lotim Sosialisasikan Pentingnya Menggunakan Helem Saat Berkendara

          KANIT DIKYASA SAAT MEMBERIKAN SOSIALISASI KEPADA PARA OJEK

Selong – Tingginya angka kecelakaan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Lombok Timur, tentu menjadi perhatian khusus bagi pihak Sat Lantas Polres Lombok Timur. Korban kecelakaan masih didominasi oleh pengendara sepeda motor. Bahkan tidak sedikit pengendara sepeda motor yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas. Hal ini tentu membuktikan bahwa pengendara/pengguna sepeda motor cenderung memiliki risiko kecelakaan yang tinggi. Hal ini disebabkan karena keseimbangan serta ruang yag terbuka sehingga tidak ada pelindung terhadap tubuh pengendara sepeda motor.

Dengan kondisi yang demikian tentu saja dibutuhkan kelengkapan yang harus digunakan pengendara sepeda motor guna melindungi keselamatan dirinya. Salah satunya dengan menggunakan Helm, sebagai perangkat yang wajib digunakan pengendara bermotor untuk melindungi kepala dari benturan bila terjadi kecelakaan lalu lintas.”tegas satya” (11/03).

AKP Ryan Faisal,S.I.K., Kasat Lantas Polres Lombok Timur,memerintahkan kepada seluruh jajaran Sat Lantas Polres Lombok Timur untuk memberi contoh serta mensosialisasikan tentang penggunaan Helm yang benar kepada masyarakat. Beliau mengatakan bahwa helm memiliki manfaat yang sangat penting bagi pengendara maupun penumpang sepeda motor. Helm dapat mengurangi vatalitas cedera kepala bila terjadi kecelakaan, selain itu helm juga dapat membantu menjaga konsentrasi saat berkendara sepeda motor.

“Bila pengendara sepeda motor dan penumpangnya sadar untuk menggunakan helm secara benar, maka otomatis akan mengurangi resiko kematian maupun mebgurahi cedera bagian kepala bila mebgalami kecelakaan lalu lintas”, tegas beliau.

Menindak lanjuti perintah tersebut maka Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Lombok Timur, Ipda I Putu Satya Dharma, SH, bersama tim langsung turun ke beberapa pangkalan ojek untuk mensosialisasikan penggunaan helm kepada para driver ojek.

“Helm wajib digunakan oleh pengendara serta penumpang ojek, demi melindungi kepala dari benturan bila terjadi kecelakaan”,himbauan tegasnya.

Dalam praktiknya pakailah helm secara benar dan tepat. Gunakan  Helm yang ber SNI (Standar Nasional Indonesia), kencangkan tali pengait agar helm tidak lepas saat digunakan. Penggunaan helm wajib,tidak peduli jarak tempuh, jauh dekat wajib menggunakan helm, kata satya kepada para driver ojek.

Sat Lantas Polres Lombok Timur, akan tetap mensosialisasikan penggunaan helm kepada pengguna sepeda motor, baik itu melalui himbauan lisan maupun melalui spanduk dan pamphlet. Sehingga diharapkan akan mampu mengurangi resiko kematiaan maupun cedera pada bagian kepala bagi pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan.

Diatur dalam Undang-Undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 106 ayat (8) disebutkan setiap orang yang mengemudikan sepeda motor dan penumpang sepeda motor wajib mengenakan helm yang memenuhi stadar nasional Indonesia. Selanjutnya pada pasal 291 ayat (1) dan (2) disebutkan setiap orang yang mengemudiaan Sepeda motor tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia dan/atau membiarkan penumpangnya tidak mengenakan helm dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp. 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close