Kapolres Loteng Genjot Pencanangan Zona Integritas menuju WBK

PRAYA—Polres Lombok Tengah terus mendorong pencanangan program zona integritas, untuk menuju wilayah bebas dari korupsi lingkupnya. Hal tersebut dilakukan berdasarkan peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi nomor 52 tahun 2014, tentang membangun zona integritas.

Pencanangan zona integritas dilaksanakan guna mengatur pelaksanaan program reformasi birokrasi, dengan target, meningkatkan kapasitas kerja, pengendalian terhadap organisasi publik, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Loteng, AKBP Budi Santosa SIK,MH.menyatakan, pihaknya terus melakukan pembenahan untuk mendukung pencanangan WBK dari kapolres sebelumnya.    Namun pihaknya optimis bisameraih predikat wilayah bebas korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani WBM dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB RI) itu.

Sebab, setelah apa yang dilakukukan Polres Loteng selama ini. Sebab selain membangun layanan berbasis Teknologi Informasi (IT) untuk memberikan pelayanan secara online kepada masyarakat. Namun banyak trobosan juga yang telah dilakukan sehingga masyarakat sangat puas dengan pelayanan pihaknya.   “Predikat WBK dan WBBM itu sudah harus diraih.  Sebab untuk mendapatkan predikat itu kami sebelumnya sudah melakukan dengan dengan pencanangan, sosialiasi dan penandatanganan,” tegasnya.

Ia menegaskan, predikat zona integritas WBK dari Kementerian PAN RB memang memiliki kriteria tersendiri.  Namun sudah ada sejumlah Polres yang telah mendapatkan predikat zona integritas WBK tersebut.   Tapi pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin dan berkomitmen untuk mendapatkan Predikat itu pada tahun ini.

“Kami akan berupaya untuk menyesuaikan dengan apa yang di programkan pimpinan. Kami berkomitmen untuk memperbaiki institusi. Kami mohon arahan bimbingan untuk bisa meraih predikat dengan promoter akan diterima masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, sebagai salah satu Polres yang ditujuk selain Polres Lotim, Lobar dan Mataram untuk  mendapatkan predikat tentunya membutuhkan kerja sama dari masyarakat juga.  Jika semua kompak, pihaknya percaya akan bisa meraih predikat dari kementerian itu.  “Kita harapkan setelah dilakukan penilain dari Tim nantinya kami terbilang bagus dan menyusul untuk mendapatkan predikat WBK  seperti Polres di luar daerah lainnya,” ungkapnya dengan tegas.

Ia menyampaikan bahwa penilaian dari TPN (Tim Penilai Nasional) akan dilaksanakan dalam waktu dekat. yang tentu juga akan dinilai oleh pihak eksternal. “Tim survey dari eksternal kalau datang untuk menilai tidak pernah memberi pemberitahuan terlebih dahulu, jadi kita harus mempersiapkan dengan sebaik-baiknya. Masih ada waktu untuk mempersiapkan pelayanan kepolisian dengan baik,” tuturnya.

Ia menyatakan, semua satuan nantinya akan baik Pelayanan SKCK, ruang besuk tahanan, SPKT dan pelayanan SIM, Reksrim akan diperiksa oleh tim itu. Sehingga pihaknya meminta pada anggota juga harus mendukung upaya yang dilakukan ini.

“Bila Polres yang telah mendapatkan predikat WBK, akan diberikan penghargaan berupa kenaikan tunjangan kinerja (TK) satu tingkat di atas Polres lainnya, sementara Polres yang mendapatkan predikat WBM akan diberikan kenaikan tunjangan kinerja dua tingkat diatas Polres lainnya,” cetusnya.

Hal senada disampaikan, Wakapolres Loteng, Kompol Haris Dinzah SH,SIK, MH.  Ia menegaskan program zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).  Sesuai dengan peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 52 tahun 2014 tentang pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani di lingkungan instansi pemerinta.  “Hal ini diharapkan menjadi model pencegahan korupsi yang lebih efektif, karena pada unit zona integritas dilakukan berbagai upaya pencegahan korupsi secara konkrit dan terpadu,” ujarnya

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close