Warga Labuhan Lombok Digegerkan Dengan Sosok Mayat Gantung Diri

KORBAN GANTUG DIRI SAAT DIEVAKUASI

Selong – Halaman surau milik M. Sa’id, warga Kampung Sandubaya Barat Desa Labuhan Lombok Kecamatan Pringgabaya langsung ramai dengan banyaknya warga yang ingin menyaksikan secara langsung suatu peristiwa memilukan yang terjadi di tempat tersebut. Di mana, salah seorang warga setempat ditemukan tergantung di pohon mangga dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi.

Menurut catatan aparat kepolisian yang segera mendatangi tempat kejadian perkara menyebutkan bahwa peristiwa yang menggegerkan Desa Labuhan Lombok tersebut terjadi pada Senin (3/12), sekitar pukul 12.30 Wita. Di mana, dua orang saksi masing-masing, Naji (8 tahun) dan Rian (8 tahun) yang masih berstatus pelajar sekolah dasar yang hendak membeli nasi melewati TKP dan terkejut dengan apa yang mereka lihat, yakni adanya tubuh yang menggelantung di pohon mangga.

Dua orang saksi yang masih belia itu segera memberitahukan saksi lainnya, Aisyah (45 tahun) yang kemudian melihat kondisi korban yang masih tergantung di pohon mangga yang berada di halaman surau milik M. Said. Selanjutnya, Aisyah mengabarkan kejadian itu ke para tetangga yang segera berhamburan mendatangi TKP.

Korban adalah MS (35 tahun) warga setempat yang diketahui sudah lama mengalami gangguan kejiwaan. Karenanya, menurut yang disampaikan Kapolres Lombok Timur melalui Kasubbag Humas, IPTU I Made Tista melalui siaran persnya menyatakan bahwa pihak keluarga korban tidak keberatan dengan kejadian yang menimpa korban yang menggantung diri dengan kain yang sudah dipotong menjadi tali.

Tak lama kemudian, warga berusaha membantu menurunkan jasad korban yang tergantung dan membawa korban ke Puskesmas Labuhan Lombok untuk dilakukan visum yang selanjutnya dibawa ke rumah keluarga yang sudah ikhlas dengan kepergian korban.

Sementara itu Kasubbag Humas Polres Lotim Iptu I Made TistaWarga  mengimbau kepada seluruh Warga Lotim jika ada salah satu diantara keluarganya yang mengidap penyakit gangguan jiwa dan dihawatirkan melakukan perbuatan yang dapat mengganggu orang lain atau bahkan dapat mengganggu keselamatan jiwa pribadinya, agar segera diobati bila perlu dibawa ke Rumah Sakit Jiwa untuk dilakukan penanganan.”himbau tista”.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close