Kasat Lantas Polres Lotim : Kesadaran Pengendara Di Lotim Sudah Mengalami Peningkatan

PERSONEL POLRES LOTIM SAAT MELAKSANAKAN OPERASI ZEBRA GATARIN 2018 DI DEPAN KANTOR SAT LANTAS

Selong – Tepat tanggal 30 Oktober 2018 Operasi Zebra Gatarin 2018 digelar secara serentak di 34 Provinsi , Operasi tersebut akan diselenggarakan sejak tanggal 30 Oktober sampai dengan tanggal 12 November 2018, ioleh karena itu sebelum para penggubna jalan kena tilang atau mendapatkan surat teguran dari petugas, supay kelengkapan diri dan Kendaraan sebelum melintas di jalan raya agar segera dilengkapi .

Satuan Lalulintas  Polres Lotim, selesai upacara operasi zebra gatarin di Mapolres Lotim pada tanggal 30 Oktober 2018 langsung action di jalan raya Gelang – Pancor. Dikesempatan itu, petugas banyak menjaring pengendara yang tidak memiliki SIM, dan tidak membawa STNK.

Bagi pelanggar yang kedapatan tidak membawa STNK, sepeda motornya terpaksa diangkut petugas. Motor bisa diambil ketika si pemilik motor bisa menunjukkan STNK aslinya.

Kapolres Lombok Timur melalui Kasat Lantas AKP. Ryan Faisal, S.I.K, menjelaskan, Operasi zebra kali ini sedikit berbeda. pasalnya atensi dari Korlantas, untuk Provinsi NTB dan Sulawesi Tengah tidak di targetkan jumlah tilang. mengingat Lombok beberapa waktu lalu di guncang gempa.

“Di operasi Zebra ini petugas juga berlaku simpatik kepada pelanggar, artinya ada keringanan bagi sejumlah pengendara yang melanggar tidak fatal” jelasnya, Selasa (30/10).

Kendati tidak ditargetkan jumlah tilang, tetapi tetap pihaknya melakukan penindakan sebanyak 20 persen, 40 persen preventif, dan 40 preentif.

Ryan juga dikesempatan itu mengatakan, kesadaran pengendara di Lotim sudah mengalami peningkatan.”Saat ini pelanggar sudah mulai menurunlah” ucapnya”

Iptu I Made Tista selaku Kasubbag Humas Polres Lotim mengimbau kepada seluruh lapisan Masyarakat untuk yang belum melengkapi kelengkapan diri dan kendaraan, agar segera dilengkapi sebelum bepergian atau melintas di jalan raya, kami harapkan jangan ada Warga Lombok Timur yang melakukan pelanggaran, terlebih lagi pelanggaran yang kasat mata , seperti tidak mengenakan Helem standar, menggunakan Knalpot Reaching dan beberapa pelanggaran lain. “Pungkas Tista”.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close