Sat Resnarkoba Polres Mataram Sita 21 Kg Ganja

Mataram – Polres Mataram membongkar bisnis ganja pasangan suami istri di Gapuk Utara, Dasan Agung, Mataram. Tersangka AS (32) ditangkap dengan barang bukti 21 bal paketan ganja seberat 21 kg. Sementara suaminya, HNP berhasil kabur.

Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam Rabu (31/10) menerangkan, tersangka merupakan pasutri yang berkomplot memasok ganja ke kawasan wisata.

“Istrinya ini waktu ditangkap sedang di rumah menunggu seseorang dari Gili Trawangan yang akan mengambil barang,” ujarnya didampingi Kasubbaghumas, Ipda Wiwin Widarti.

Satresnarkoba Polres Mataram mencium adanya pengiriman paket berisi ganja via jasa paket kilat. Ganja kemudian disimpan di rumah tersangka. Para calon pembeli datang mengambil sendiri.

Mereka digerebek saat tersangka HNP baru tiba usai mengambil paket dari seseorang di wilayah yang sama berinisial AC, Selasa (2/10) lalu. Keduanya kepergok. Tersangka AS menggendong tas ransel. Sementara HNP memanggul kardus.

Menyadari polisi datang, AS membuang tas. HNP langsung mengambil langkah seribu menyusur lorong gang sempit. Kardus lalu dibuang begitu saja di gang. HNP lanjut kabur meninggalkan istri dan satu anaknya di rumah.

Tas yang semula digendong AS ternyata isinya lima bal ganja seberat sekitar 5,9 kg. Tas itu yang hendak diserahkan ke calon pembeli dari Gili Trawangan tersebut. Sementara kardus yang dibuang HNP, isinya 10 bal ganja seberat 14,4 kg.

Rupanya para tersangka masih punya stok. Dari penggeledahan kamar, ditemukan lagi ganja tanpa bungkusan yang diletakkan di ember mandi bayi. Beratnya 800 gram.

“Jadi totalnya mereka menguasai 21 bal. Atau 21 kg ganja. Mereka ini sejauh ini masih kategori pengedar,” ucap Alam.

Penyidik, sambung dia, sudah menemukan indikasi tersangka HNP sebagai pemilik barang. HNP diimbau untuk menyerahkan diri. Atau pihaknya mengambil tindakan paksa.

“Kita gandeng Polda NTB untuk pengejaran. Kita imbau serahkan diri saja,” pungkasnya.

Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam menunjukkan barang bukti ganja 21 kg dari pengedar pasangan suami istri, Rabu (31/10), didampingi Kasubbaghumas, Ipda Wiwin Widarti.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close