Polres Lombok Tengah Akan Kemas Operasi Zebra Gatarin 2018 Dengan Berbeda

Penegakan Hukum Saat Operasi Zebra 2018 (31/10)
Penegakan Hukum Saat Operasi Zebra 2018 (31/10)

Praya – Gempa yang mengguncang Pulau Lombok beberapa bulan lalu, membawa sedikit perubahan di beberapa sektor, pariwisata, ekonomi bahkan sosial. Tak ketinggalan operasi kepolisian yang bersifat represif (penegakan hukum) di bidang lalu lintas Operasi Zebra Gatarin 2018 juga mengalami sedikit perubahan sehingga pengemasannya akan mengalami sedikit perbedaan dibanding tahun-tahun sebelumnya, Senin (31/10).

“target kami pada saat operasi ini akan sedikit berbeda, hal ini disebabkan oleh bencana alam yang melanda beberapa waktu lalu” ujar Kapolres Lombok Tengah AKBP Budi Santosa SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Suherdi.

Jika pada Operasi Zebra sebelumnya lebih mengedepankan penegakan hukum, operasi kali ini akan difokuskan ke arah preemtif dan kegiatan sosial lainnya dengan target para korban bencana alam yang ada di Lombok Tengah.

“Operasi Zebra kali ini terdiri dari 40%preemtif, 40% preventif dan 20% represif, penegakan hukum tetap ada dan tetap kita lakukan namun intensitasnya kami kurangi. Jadi nanti kami akan lebih banyak melakukan pendekatan ke masyarakat (Korban gempa khususnya) sambil melakukan trauma healing juga memberikan sosialisasi mengenai lalu lintas” Jelas AKP Suherdi.

Dengan adanya perbedaan lebih pasnya disebut perlakuan istimewa ini, harapan AKP Suherdi masyarakat tidak mengendorkan semangat taat peraturan lalu lintasnya.

“kami tetap akan menilang dan melakukan penegakan hukum sewaktu-waktu, jadi saya himbau kepada masyarakat agar tetap melengkapi perlengkapan kendaraan dan pengendara ketika hendak bepergian,” himbaunya.

Penulis : Rozian

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close