Safari Jumat Kapolres Mataram di Masjid Nurul Yaqin Mayura

Mataram – Dalam rangkaian kegiatan Tim Satgas Nusantara 2018, Kapolres Mataram, AKBP Muhammad, SIK, Jumat (12/10/2018) pukul 12.15 Wita, melaksanakan Safari Jumat sekaligus anjangsana kepada para tokoh masyarakat dan agama di Masjid Nurul Yaqin, Lingkungan Karang Tumbuk, Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Dalam pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid Nurul Yaqin, Kapolres Mataram, AKBP Muhammad, SIK bertindak selaku Khotib dan Imam. Ibadah Sholat Jumat tersebut juga dihadiri Wakapolres Mataram, Komisaris Polisi Nanang Budi Santosa, SIK, Para Pejabat Utama Polres Mataram, Kapolsek Cakranegara Komisaris Polisi Muslih, Kapolsek Mataram Komisaris Polisi Yusuf, Lurah dan Kaling se-Kelurahan Mayura, beberapa personil Polres Mataram, Toga dan Toma, serta Warga Masyarakat Lingkungan Karang Tumbuk sekitar 250 orang .

Dalam khotbahnya sholat jumat, Kapolres AKBP, Muhammad,SIK menyampaikan ucapan syukur kehadirat Allah SWT atas nikmat hidup, nikmat kesehatan, dan keluangan waktu serta masih bisa diberikan umur yang panjang dan kesehatan, “marilah kita tinggalkan semua urusan duniawi untuk melaksanakan sholat jumat berjamaah dan harus meningkatkan lagi iman dan takwa kita dengan sebenar benar iman dan sebenar benar takwa dengan menjalankan perintah perintah Allah dan menjauhi larangannya dan memanjatkan puji syukur kita atas segala nikmat yang diberikan Allah kepada kita semua,” ujar AKBP Muhammad, SIK, dalam khotbahnya.

Kapolres Mataram juga mengatakan bahwa baru saja kita telah melaksanakan Pemilukada serentak 2018, “Alhamdulilah kita sudah mendapatkan pemimpin pemimpin yang baru tetapi yang terpenting adalah pelaksanaan pemilukada telah berjalan aman dan tertib, bahkan pelaksanaan Pemilukada di daerah NTB merupakan pelaksanaan pemilukada yang paling aman di negara kita,” ucapnya.

Kapolres Mataram menegaskan bahwa “Kita saat ini akan menghadapi Pileg dan Pilpres tahun 2019, tentunya akan ada bibit bibit konflik, dikarenakan adanya perbedaan perbedaan dimana dengan adanya pasangan calon yang berbeda, pandangan yang berbeda, pemikiran yang berbeda yang dapat menimbulkan perbedaan pemahaman yang dapat menimbulkan konflik, terlebih kita tahu bahwa 3,5 abad lamanya bangsa kita telah dijajah yang menimbulkan perpecahan di negara kita, oleh karnanya dalam Pileg dan Pilpres 2019 ini dengan adanya perbedaan partai politik dan perbedaan pilihan janganlah sampai menimbulkan konflik, siapapun pasangan yang akan terpilih mari kita dukung dengan sebaiknya sesuai dengan prosedur yang berlaku,” Pungkasnya.

Mengakhiri khotbahnya, AKBP Muhammad, SIK, mengajak kepada seluruh jamaah Masjid Nurul Yaqin yang hadir untuk sama-sama berdoa untuk bangsa kita agar selalu aman dan damai serta diberikan ketentraman.

Setelah Sholat Jumat kemudian diteruskan dengan pemberian cinderamata kepada pengurus Masjid Nurul Yaqin Lingkungan Karang Tumbuk, Lurah Mayura, Toga dan Toma, serta, beberapa Warga Masyarakat Lingkungan Karang Tumbuk.

Related Articles

Close