Polisi Tangkap Agen Kasus Perdagangan Orang

Subdit IV ungkap Kasus TPPO
Subdit IV ungkap Kasus TPPO

Mataram – Pihak Kepolisian Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB berhasil melakukan pengungkapan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dikirm ke Kota Riyad, Arab Saudi. Seorang agen berinisial ZA alias U dan seorang perekrut berinisial SB alias IR  saat ini sedang diperiksa di Polda NTB.

Dikatakan Kasubdit IV Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujewati, SIK,. M.M, pihaknya berhasil mengungkap berdasarkan laporan sesuai dengan Laporan Polisi (LP) nomor LP/216/VII/2018/NTB/SPKT, tanggal 18 juli 2018. Dimana saat itu korban sendiri melapor sepulang dari Kota Riyad, Arab Saudi.

“Setelah kami identifikasi, ada dua pelakunya yang sebagai perekrut dan sebagai agen. Keduanya kami tangkap pada bulan September 2018,” tutur Kasubdit IV saat konferensi pers di Polda NTB, Rabu (10/10).

Dalam kronologisnya diceritakan, salah satu korbannya direkrut pada bulan april dan diberangkatkan bulan mei 2018 kemarin, dalam pekerjaannya kurang lebih dua bulan di Kota Riyadh, Arab Saudi, korban mengalami beberapa peristiwa hingga tidak bisa bekerja seperti biasa. Atas situasi tersebut korban dipulangkan oleh majikannya.

“Atas pekerjaan itu, korban juga tidak mendapatkan gaji yang semestinya,” tambahnya.

Terhadap keduanya petugas akan jerat dengan pasal 10 atau pasal 11 jo pasal 4 UU RI no. 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan ancaman kurungan 10 tahun.

“Saat ini kita sedang lengkapi berkasnya, kalau bisa hari ini kita limpahkan ke kejaksaan,” pungkasnya.

Dalam upaya pengungkapan perkara TPPO ini AKBP Pujewati berharap, masyarakat khususnya di NTB bisa terlindungi dari jerat tindak pidana perdagangan orang.

“Kasus ini bisa terungkap, harapannya bagi masyarakat NTB yang berkeinginan meningkatkan taraf hidupnya bisa terlindungi,” imbuhnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close