Polisi Mataram Berhasil Tangkap Lima Pelaku Kasus Pencurian Mobil

Mataram – Lima pelaku pencurian mobil berhasil ditangkap Tim Resmob 701 Reskrim Polres Mataram. Dari lima pelaku tersebut, dua di antaranya merupakan pelaku utama masing-masing berinisial R 34 tahun dan U 29 tahun, keduanya asal Desa Bilelando, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah.

Sementara tiga pelaku lain merupakan penadah hasil pencurian kendaraan roda empat masing-masing pelaku berinisal AK 33 tahun warga Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Pelaku AH 34 tahun warga Desa Senteluk Tengah, Kecamatan Senteluk, Kabupaten Sumbawa serta Pelaku AD 36 tahun warga Desa Monggo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima.

Kapolres Mataram, AKBP MUHAMMAD, SiK, Rabu (3/10/2018) siang dalam keteranganya mengungkapkan, terbongkarnya para pelaku pencurian mobil setelah adanya laporan dari Polres Lombok Timur yang mencurigai satu unit mobil Carry dengan Nomor Polisi Palsu DR 1710 KD.

“Setelah kami cek nomor mesin dan nomor rangka ternyata mobil Suzuki ST 150 Carry Pick Up merupakan mobil milik salah satu warga Kota Mataram yang hilang beberapa waktu lalu. Mobil tersebut bernomor polisi asli DR 9188 AL yang telah dipalsukan nomor Platnya menjadi DR 1710 K,” ujar Kapolres.

Tim penyidik Polres Mataram, menyita mobil tersebut dan menangkap tiga orang pelaku penadah yang melakukan transaksi jual beli mobil hasil curian. Selain itu, penyidik juga menyita hasil penjualan mobil senilai Rp 21.900.000,- Selanjutnya ketiga pelaku bersama barang bukti di bawa ke Polres Mataram.

Setelah memeriksa tiga orang pelaku penadah, penyidik mendapatkan petunjuk bahwa mobil tersebut dibeli dari dua orang pelaku utama yaitu R dan U.

Polisi berhasil melakukan penangkapan meski kedua pelaku mencoba melarikan diri, namun berhasil dilumpuhkan dengan sebuah tembakan mengarah kepada satu kaki tersangka.

Dari hasil penyelidikan, penyidik juga menyita sejumlah mobil yang diduga hasil pencurian yaitu satu jenis mobil Carry bernomor Polisi BG 9691 D dalam kondisi Noka/Nosin tergosok atau cacat dan satu mobil Daihatsu Ayla DR 1101 DH.

Polisi juga menyita satu buah tas ikat pinggang warna hitam berisikan lima STNK roda dua, satu STNK Roda empat serta uang tunai Rp 9.550.000,-

“Mereka sudah kami amankan bersama barang bukti di Mapolres Mataram,” jelas AKBP Muhammad.

Kapolres Mataram AKBP Muhammad menegaskan, penyidik masih melakukan pengembangan terhadap komplotan pencurian mobil ini.

“Kemungkinan masih ada barang-barang curian lain yang belum terungkap dari kelompok ini,” pungkasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close