Kapolres Mataram Hadiri Perencanaan Pembangunan RISHA dan RIKO Korban Gempa di Kota Mataram

Mataram – Kapolres Mataram, AKBP Muhammad, SIK menghadiri kegiatan Perencanaan Pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dan Rumah Instan Konvensional (RIKO) bagi korban Gempa Bumi Lombok di Kota Mataram, Rabu (03/10/2018) pukul 08.20 Wita.

Kegiatan berlangsung di Lingkungan Pengempel Indah, Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Kegiatan tersebut dihadiri Walikota Mataram H.Ahyar Abduh, SH., Wakil walikota Matarm H. Mohan Roliskana, Ketua DPRD Kota Mataram H. Didik Sumardi, SH., Perwakilan dari Kementrian PUPR Ahmad Gani Gazali, Perwakilan BPBD Nelis Yuliwati, Komandan Satgas Kolonel Infantri FAR8D Mahruf, Kapolres Mataram AKBP Muhamad, SIK., Dandim 1602 Lombok Barat Let. Kol. Czni Djoko Rahmanto, Camat Sandubaya Drs. Lalu Samsul Adnan, Lurah Bertais Muksan serta Tokoh Agama, masyarakat dan pemuda Lingkungan Pengempel Indah sekitar 200 orang.

Kegiatan diawali dengan penandatanganan kesepakatan MOU antar kelompok masyarakat dengan penyelenggara dan penyedia jasa bahan bangunan RISHA dan RIKO yang disaksikan oleh seluruh undangan yang hadir.

Acara dilanjutkan dengan Sambutan Walikota Mataram H. Ahyar Abduh, SH yang dalam kesempatannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada forum pimpinan koordinasi Kota Mataram, “karena sejak terjadinya Gempa di Lombok, pihak Pemerintah Kota Mataram terus melakukan koordinasi untuk penangan masalah Gempa Lombok khususnya Wilayah Kota Mataram, sehingga sampai saat ini sudah dalam tahap pembangunan rumah Instan Sederhama Sehat (RISHA) dan Rumah Instan Konvensional (RIKO),” tuturnya.

“Bagi warga yang terdampak gempa bumi, kami sengaja menghadirkan para pejabat pemerintah untuk datang kelokasi guna memberikan pelayanan bagi masyarat dan sampai hari ini terdaftar 7.116 rumah rusak terdiri dari rusak berat, rusak ringan dan rusak sedang,

Walikota Mataram juga menjelaskan bahwa Kota Mataram telah diberikan bantuan dari pemerintah pusat untuk masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat sebanyak 1.077, “dan baru terealisasi 20 keluarga yang menerima bantuan sebesar lima puluh juta rupiah (Rp.50.000.000), sedangkan untuk masyarakat yang rumah kategori sedang sudah menerima semua sebesar dua puluh lima juta rupiah (Rp 25.000.000,-),” jelasnya.

Diharapkan kepada masyarakat yang belum menerima untuk tidak berkecil hati karena Pemerintah Kota masih mengusahakan agar bantuan tersebut bisa turun sesuai dengan daftar yang telah diferivikasi,” harap Walikota Mataram.

Kegiatan diakhiri dengan peletakan batu pertama pembangunan RISHA dan RIKO oleh Walikota Mataram H. Ahyar Abduh, SH, beserta para tamu yang hadir kemudian pengecekan Sekolah Ceria di Lingkungan Pengempel Indah.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close