Bhayangkari Daerah NTB Bersama Bhayangkari Cabang Mataram Berikan Bantuan untuk Korban Gempa di Narmada

Bhayangkari Daerah NTB Terus Beri Motivasi Korban Gempa

Mataram – Bhayangkari Daerah NTB bersama Bhayangkari cabang Mataram serta personil Polwan Polres Mataram mengungjungi para pengungsi korban gempa di lokasi Dusun Selat Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (27/9/2018).

Kunjungan  yang dimulai dari  pagi hingga siang hari tersebut, rombongan ibu-ibu Bhayangkari langsung disambut warga masyarakat dan anak-anak korban gempa.

Dalam pertemuan  tersebut, Ketua Bhayangkari Daerah NTB, Nyonya Risna Achmat Juri didampingi Ketua Bhayangkari cabang Mataram Ibu Vivi Muhammad berbincang-bincang dengan warga masyarakat, soal kondisi mereka saat ini, pasca gempa yang terjadi.

Selain itu, Ketua Bhayangkari NTB bersama Ketua Bhayangkari cabang Mataram dan Wakil Ketua Bhayangkari cabang Mataram Ibu Citra Nanang Budi serta Polwan Polres Mataram melakukan trauma healing kepada anak anak korban gempa dengan mengajak anak anak bergembira bernyanyi dan bermain.

“Trauma healing ini sangat penting buat anak-anak untuk menghilangkan stress akibat gempa yang terjadi beberapa waktu lalu. Jangan sampai masih membanyang-banyangi perasaan mereka,” ujar Risna.

Diharapkan kepada anak-anak korban gempa bisa melupakan peristiwa gempa, termasuk masyarakat, jangan sampai terus berpikir  dan mari berusaha  untuk  bangkit kembali.

Selanjutnya, ibu-ibu Bhayangkari bersama para Polwan melihat kondisi para pengungsi baik yang ada di tenda pengungsian maupun di teras-teras rumah, sekaligus memberikan bantuan berupa, air mineral 22 dus, berat lima kilogram sebanyak 49 dus, minyak goreng satu dus, baju kaos satu dus, sarden satu dus, sarung satu dus.

Selain itu jug ada paket snack makanan ringan untuk anak-anak sebanyak 55  bungkus, tikar 10 lembar serta buku dan alat-alat tulis sebanyak 55 paket.

“Saya  agar para pengungsi selalu tabah dan tawakal dalam menghadapi bencana dan selalu memperhatikan kesehatan dan pendidikan. Anak-anak tidak boleh putus sekolah meski harus belajar didalam tenda,” harap Ketua Bhayangkari Daerah  NTB, Nyonya Risna Achmat Juri.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close