Pelaku Curas Yang Mengakibatkan Korban meninggal Dunia Di Desa Rensing Tertangkap

KAPOLRES LOTIM SAAT MELAKUKAN COPERENSI PERS

Selong – Tak butuh waktu lama, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Lombok Timur mampu mengungkap pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi pada Sabtu (15/9) lalu di Desa Rensing Bat Kecamatan Sakra Barat yang menyebabkan 1 orang korban meninggal dunia akibat ditembus peluru dari senjata api milik komplotan pelaku yang berjumlah 5 orang.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Muhammad Eka Fathurrahman SH, S.I.K. di Selong, Rabu (19/9) mengatakan bahwa penangkapan salah seorang pelaku dilakukan pada Selasa (18/9) kemarin. Pelaku yang tertangkap tersebut adalah Amaq Siti (50 tahun) warga Desa Lekor Kecamatan Janapria. Karena sempat melakukan perlawanan pada saat ditangkap, pelaku harus dilumpuhkan dengan timah panas yang diarahkan ke betis kanannya.

Amaq Siti merupakan 1 dari 5 pelaku penembakan berujung kematian korban yang pada saat kejadian sedang tidur di tenda tempat pengovenan tembakau yang dijaganya. Menurut pengakuannya, ia bukanlah yang bertugas menjadi ekskutor yang menembakkan senjata api ke arah korban.

Setelah tertangkapnya Amaq Siti yang kini sudah diamankan di Polres Lombok Timur untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut, aparat kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap 4 pelaku lainnya yang identitasnya sudah dikantongi.

Selain menangkap 1 orang dari 5 komplotan pelaku, polisi juga mengamankan 2 orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan para komplotan yang menjadi incaran aparat. Sebab, kedua orang tersebut memiliki hubungan kekeluargaan dengan Amaq Siti dan senjata api yang digunakan pada saat kejadian Sabtu lalu, ditemukan pada salah seorang dari mereka yang ikut diamankan ini.

Dua orang ini, lanjut Kapolres, memang tidak terlibat langsung dalam aksi pencurian dengan kekerasan yang menewaskan Dakoq di Desa Rensing Bat itu. Namun, kedua orang ini telah banyak melakukan tindak kejahatan di beberapa tempat di Lombok. Selain itu, polisi juga menemukan senjata api yang digunakan para pelaku di TKP dalam penguasaan salah seorang dari kedua orang yang ikut ditangkap ini.

Pada saat Kapolres Lotim menggelar barang bukti  berupa Senjata api yang berhasil ditemukan pada saat penggeledahan, terdapat juga Empat Belas Amunisi yang masih Aktif , untung saja Barng Bukti Senpi ini dapat kami temukan dengan segera, jika tidak, senpi ini bisa saja disalah gunakan kembali sewaktu – waktu, jelasnya.

Kini Tersangka dan barang bukt berada di Mako Polres Lotim dan selanjutnya akan dilakukan pengembangan lebih lanjut.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close