Membangkitkan Pariwisata Lombok Barat Melalui Pesona Festival Senggigi

Senggigi – Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si membuka Festival Pesona Senggigi Tahun 2018 dengan Tema “Rowah Asuh Gumi” di Pasar Seni Senggigi, Kec.Batulayar, Kab. Lobar, Jumat (21/09).

Selain Bupati, Pembukaan Festival Pesona Senggigi Tahun 2018 ini dihadiri oleh Ketua majelis sasak, Wakil Bupati Lobar, Ketua DPRD Lobar, Dandim 1606, Danlanud Mataram, Kapolres Lombok Barat, Kapolsek Senggigi, Anggota DPR RI, Dari Forum komunikasi Daerah kab.Lobar , Sekda Lobar dan Warga Masyarakat.

Bupati Lombok barat mengatakan bahwa acara tahunan festival pesona senggigi ini dengan tema Rowah Asuh Gumi.

“Tema yang kita ambil dari cobaan yamg kita alami sebelumnya yaitu Rowah Asuh Gumi,” ungkapnya saat membuka pelaksanaan Festival.

Kadis Pariwasata Kab.Lobar Isfan Junaidi S.Pd selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa tema festival senggigi ini diambil dari satu bulan atas bencana yang mengguncang Lombok.

“Tentunya ini akan berdampak bagi Pariwisata kita, Tapi setelah melewati masa-masa itu Kita haruslah bangkit dari segala keterpurukan tersebut,” ungkapnya.

Kadis Pariwisata juga mengatakan bahwa ujung tombak Kab.Lombok Barat berasal dari sektor wisata, dan hasil survey yang telah dilakukan dari ujung hotel katamaran sampai hotel jayakarta, banyak Hotel-hotel yang belum bisa beroperasi karena bangunan Hotel rusak terkena dampak gempa.

“Kita tidak boleh berdiam diri hanya melihat dari tempat pengungsian, industri pariwisata yang banyak membawa lapangan pekerjaan kesejatraan lombok barat harus kita bangkitkan,” imbuhnya.

Selain itu Kadis Pariwisata mengatakan bahwa Festival pesona senggigi ini merupakan trauma healing yang akan menyediakan berbagai pertunjukan tarian Daerah dan permainan khas Lombok untuk menarik minat para wisatawan lokal maupun intelokal yang akan dikirim ke media .

“Setelah suskesnya acara ini, kita juga akan mengadakan event mekaki marathon di kec.sekotong yang insyalah akan kita buka bersama menteri pariwisata,” tutupnya.

Selanjtnya dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat mengatakan bahwa melalui acara ini untuk memberikan signal kepada Dunia bahwa Kabupaten Lombok Barat sudah siap akan membangkitkan sektor pariwisata kembali.

“Kita ketahui efek dari gempa ini telah menyebabkan defisit anggaran bagi Kab.Lobar, oleh karena itu saya mendukung apapun event di sektor pariwisata ini harus tetap di laksanakan,” katanya.

Bupati juga menyinggung selain event Festival pesona senggigi, Pemkab juga akan  melaksanakan event mekaki marathon pada bulan oktober yang akan dibuka oleh menteri pariwisata.

“Kemudian event Senggigi jazz juga akan  tetap kita adakan, baru kemudian Event Terakhir yaitu tradisi Tahunan perang ketupat di kec. Lingsar yang sudah mendunia dan menjadi daya tarik bagi kebudayaan Pulau lombok di mata Dunia,” umbuhnya.

Bupati menjelaskan bahwa semua event yang akan dilaksanakan tujuannya adalah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa NTB dan khususnya kab. Lombok barat sudah kuat dan siap menerima pariwisata kembali dengan aman dan nyaman.

“Tema Rowah Asuh gumi di Festival Pesona Senggigi hari ini kita ambil dengan tujuan kita untuk mengenang Musibah Gempa yang kita alami,” ungkapnya

Acara kemudian dilanjutkan dengan Acara kesenian RUDAT DANCE dan Kesenian SASAK SONG yang disaksikan oleh Para Tamu undangan dan warga masyarakat yang antusias mengikuti Pertunjukan acara Festival pesona senggigi Tahun 2018 pasca Bencana Gempa.

Polres Lombok Barat dan jajarannya mengamankan kegiatan Pembukaan  Festival pesona Senggigi ini hingga kegiatan selesai berlangsung aman dan lancar di pimpin oleh Kabag Ops Polres Lombok Barat Kompol I Nyoman Adi Kurniawan, SH.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close