Polisi Jaga Warga Protes Kinerja Panitia Pilkades Desa Mekar Sari Lombok Tengah

Praya – Kepolisian Resor Polres Lombok Tengah menjaga unjuk rasa puluhan warga pendukung Bakal Calon Kepala Desa Mekarsari Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah, Jumat (21/9) yang mendatangi Kantor Bupati Lombok Tengah. Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilurrahman menyatakan, pihaknya menyiapkan satu pelton pasukan Sabhara untuk mengamankan kegiatan unjuk rasa ini.

“Silahkan menyampaikan aspirasi dengan damai, kami akan mengawal kegiatan ini,” katanya.

Aksi simpatisan salah satu Balon Kades tersebut untuk melakukan protes terhadap kinerja Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa setempat, pukul 10.00 wita. Pasalnya, dari 5 Bakal Calon yang ikut mendaftarkan diri, hanya ada dua bakal calon kades yang ditetapkan menjadi Calon Kades.

“Kami menduga proses Pilkades Mekarsari sudah ternodai, dan kami minta Pilkades Mekarsari di tunda,” ujar Ahmad Salim selaki korlap aksi.

Dijelaskan, dari lima bakal calon Kades yang mendaftar, namun yanh ditetapkan menjadi calon itu hanya dua orang. Padahal semua calon sudah memenuhi syarat dukungan KTP 12 persen sesuai ketentuan. Sehingga secara aturan tidak ada alasan Panitia Pilkades tidak meluluskan semua bakal calon menjadi Calon Kades.

“Kami menduga ada calon boneka yang di lulusan oleh panitia pilkades,” tudingnya.

Sempurna Winata selaku Bakal Calon yang tidak lulus mengatakan, bahwa dirinya merasa dizolimi oleh keputusan Panitia Pilkades Mekarsari. Karena ada kejanggalan dalam proses verifikasi syarat dukungan KTP yang sudah diserahkan.

“Bakal calon yang tidak pernah turun mengambil KTP warga, malah itu yang diluluskan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Lombok Tengah, Jalaludin mengatakan, bahwa pada dasarnya Pemerintah Daerah berharap semua pelaksanaan Pilkades di 96 Desa Tahun 2018 itu bisa berjalan aman, tertib, dan tanpa ada hak masyarakat yang terabaikan. Sehingga apa yang menjadi tuntutan itu, pihaknya akan mengkaji bersama Tim pengawas Kabupaten Lombok Tengah dan pihak lainya. “Silahkan buat laporan resmi. Dan kita akan mengaji dulu seperti apa proses sebenarnya yang terjadi bersama tim pengawas Kabupaten Lombok Tengah,” ujarnya. “Dalam proses pelaksana Pilkades ini sudah jelas aturan, dan Panitia tentunya sudah bekerja sesuai petunjuk teknis yang berlaku,” pungkasnya

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close