Tahun Baru Islam 1 Muharram Polres Bima Kota Yasinan Gandeng Anak Yatim

Tahun Baru Islam 1 Muharram, Hijrah merupakan hari penting dan bersejarah bagi umat Islam. Awal tahun baru Islam menandai peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam, yaitu memperingati peristiwa hijrah Nabi Muhammad Saw dari Kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.

Bertempat di Lapangan Apel Polres Bima Kota (20/09/2018).Polres Bima Kota melaksanakan kegiatan Yasinan dan Doa bersama dalam rangka memperingati tahun baru islam 1440 H dengan tema ” Dengan semangat Hijrah kita bangun Pribadi dan lingkungan religius dan suksesnya agenda kamtibmas tahun 2018 dan 2019 “.

Turut Hadir Ustad Fuad Bin Sef (selaku Penceramah) Pemimpin Pondok Pesantren IMAM SAFI’I, Kel Melayu, kec. Asakota, Kota Bima, Para PJU ,anggota,ASN dan Bhayangkari Polres Bima Kota.

Dalam Sambutannya Kapolres Bima Kota AKBP Ida Bagus Winarta,S.I.K. mengatakan acara Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram diharapkan sebagai pijakan melakukan revolusi mental dalam pelaksanaan tugas Polri dan sebagai wujud syukur atas segala macam nikmat yang diberikan Allah SWT.

Hal ini berkaitan rengan rencana besar Polri untuk melakukan perubahan besar terhadap paradigma Polri. Selain itu juga pembacaan Yasin, Zikir serta doa bersama memohon agar situasi kamtibmas pada saat penyelenggaraan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2019 di wilayah hukum Polres Bima Kota agar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan damai.

Polri berkomitmen untuk terus bekerja keras guna menjamin penyelenggaraan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2019 agar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan damai. Berbagai potensi kerawanan telah dipetakan untuk dilakukan upaya penanganan secara profesional dan berkelanjutan. “Keberhasilan Polri, TNI, dan seluruh elemen dalam pengamanan  Pilkada serentak tahun 2018,menjadi salah satu referensi penting dalam pengamanan Pemilu tahun 2019,”. tutur Kapolres.

Dalam Tausiyahnya  Ustad Fuad Bin Sef berkata “Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram” Hijrah bukan berarti meniru perayaan tahun baru Masehi.Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram Hijriyah harus dilakukan sesuai dengan tujuan dijadikannya hijrah sebagai awal sistem penanggalan Islam, yakni memaknai dan mengamalkan hijrah.Hijrah adalah bagian dari strategi dakwah yang berbuah berdirinya Daulah Islam di Madinah hingga terbentuknya Khilafah Islamiyah, termasuk Khulafaur Rasyidin, hingga Khilafah Turki Utsmaniyah (Ottoman Turki) sebagai khilafah terakhir dalam sejarah Islam.Hijrah masih berlaku hingga kini. Hijrah setelah Futuh Makkah, menurut Nabi Muhammad Saw, adalah “meninggalkan hal dilarang” alias melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT.

Setelah Acara Yasinan,Zikir serta Tausiyah acara dilanjutkan dengan  memberikan santunan kepada 40 anak yatim piatu yang diberikan oleh  Kapolres Bima Kota AKBP Ida Bagus Winarta,S.I.K.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close