Penganiayaan di Taman Sangkareang Kota Mataram, Korban Terkena Luka Pisau

Mataram – Polsek Mataram berhasil mengamankan seorang pria berinisial AH(20) setelah melakukan penganiayaan terhadap korban atas nama Farhan Setiawan (21) di Taman Sangkareang alamat Jalan Pejanggik, Lingkungan Karang Taruna, Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, (01/08) malam.

Kasubbag Humas Polres Mataram, AKP Made Arnawa menjelaskan bahwa korban Farhan Setiawan yang beralamat di Dusun Nyiur Gading, Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat mengalami luka pada bagian punggung sebelah kiri akibat dikenai pisau oleh pelaku yang berinisial AH yang berasal dari Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Keterangan menurut saksi satu, Ibnu Tamimi (20) dan saksi dua, Muhammad Zakaria (17) yang merupakan teman korban menjelaskan bahwa saat itu korban bersama dua saksi sedang duduk-duduk di areal Taman Sangkareang.

Tiba-tiba datang pelaku bersama dua orang temannya menghampiri dan menginjak kaki korban serta menampar korban sehingga saksi satu berusaha melerai namun pelaku mengeluarkan pisau dari dalam pakaian nya dan hendak menusuk saksi satu namun tidak mengenai saksi satu karena saksi satu menepis. Korban dan kedua saksi berusaha lari sambil berteriak minta tolong namun pelaku ikut berlari mengejar korban kemudian menganiaya korban dengan menggunakan sebilah pisau yang mengakibatkan korban mengalami luka robek pada bagian punggung sebelah kiri.

Tidak lama kemudian datang petugas Satuan Polisi Pamung Praja (Satpol PP) Kota Mataram yang saat itu sedang berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) berusaha melerai dan membawa korban ke Rumah Sakit Angkatan Darat guna mendapatkan perawatan Medis.

Pesonil Polsek Mataram mendatangi TKP setelah saksi satu, Ibnu Tamimi (20) melaporkan kejadian tersebut di Mako Polsek Mataram.

Untuk sementara penyebab dari kejadian tersebut masih dalam penyelidikan. “Untuk saat ini korban belum bisa dimintai keterangan karena masih di ruangan operasi untuk mendapatkan penanganan medis dari dokter Rumah Sakit Angkatan Darat Mataram,” pungkas AKP Made Arnawa.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close