Safari Jumat Kapolres Mataram Bersama Pengungsi Gempa Lombok di Lingsar

Mataram – Kapolres Mataram, AKBP Muhammad,SIK bersama para pejabat utama, Jumat (31/8/2018) siang menunaikan ibadah sholat jumat bersama para pengungsi gempa Lombok, di lapangan umum Lingsar, persis di depan Mapolsek Lingksar.

Kapolres, AKBP Muhammad,SIK bertindak selaku khotib, dalam khotbahnya berharap kepada seluruh warga masyarakat agar tetap meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, dengan sebenar-benarnya keimanan dan ketaqwaan kepada Allah,SWT, terlebih dalam menghadapi cobaan gempa bumi yang sudah hampir satu bulan melanda daerah ini.

“Kita harus banyak sholat, zikir dan berdoa kepada Allah,SWT. Inilah yang bisa kita lakukan, agar dijauhkan dari segala bencana yang terjadi wilayah kita yang kita cintai ini,” ucap, Muhammad dalam khotbahnya dihadapan ratusan jamaah sholat jumat.

Lebih lanjut, ia menyatakan, musibah gempa bumi yang terjadi sejak 29 Juli yang lalu, dan hingga saat ini masih terjadi. Hampir satu bulan lamanya bencana alam didaerah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), terjadi dan terus membayang-banyangi kita semua dengan rasa takut, gelisah dan trauma bahkan diantara saudara-saudara kita ada yang menjadi korban, baik itu korban material rumahnya roboh maupun korban jiwa akibat gempa bumi yang terjadi saat ini.

“Musibah ini datangnya dari Allah, SWT dan atas kehendakNya semua ini terjadi. Lalu orang-orang yang beriman itu apabila ditimpa musibah katakan Innalilahi Wainna Ilahi Rojiun yang artinya semua itu berasal dari Allah, SWT dan akan kembalipula kepada Allah,SWT,” jelas Kapolres.

Sering kita berpikir, musibah itu adalah kematian, karena kita menyaksikan sendiri dan mendengar kalau ada seseorang meninggal dunia, kita pasti mengucapkan Innalillah Wainna Ilahi Rojiun. Surat Albaqarah ayat 156 ini, menggambarkan bagaimana manusia ini terlahir dari muka bumi, atas kehendak Allah,SWT.

“Saat lahir kemuka bumi ini tidak membawa apa-apa, lahir dalam keadaan telanjang. Setelah lahir kemudian manusia berproses mendapatkan pendidikan, jabatan serta memiliki harta. Namun semua itu setelah kembali kepada Allah,SWT, tidak ada lagi yang bisa kita bawa, kita kembali sama dengan waktu disaat kita dilahirkan.

Karena itu, ayat 156 ini diturunkan, agar kita mengiklaskan semua musibah-musibah yang terjadi. Karena musibah ini berasal dari Allah, SWT,” kata Muhammad.

Dalam Alqur’an juga dijelaskan yang artinya, Dan tunggu kami akan berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta serta makanan buah-buahan, dan berikan berita gembira bagi orang-orang yang sabar yaitu, orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan Inalillahi Wainna Ilahi Rojiun.

Kesabaran inilah yang harus kita laksanakan dalam menghadapi bencana, tegas Muhammad.

“Kita harus senantiasa bersabar, karena dengan bersabar kita lebih mengingat Allah,SWT, sebab musibah seperti ini adalah ujian dari Allah,SWT,” jelasnya.

Usai sholat jumat, Kapolres, AKBP Muhammad, SIK dalam kesempatan tersebut, memberikan bantuan, sarung, sajadah, maupun sembako kepada para jamaah sholat jumat.// Batuan ini, meski hanya sedikit, tapi mudah-mudahan bisa dipergunakan untuk kebutuhan selama dipengungsian.

Ia juga meminta kepada masyarakat agar sama-sama bekerja dan bekerja bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban dalam masyarakat terlebih lagi dalam menghadapi suasana bencana yang terjadi saat ini.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close