Gempa Bumi Lombok dan Jelang Pilpres 2019, Polres Mataram Gelar Tabligh Akbar Silaturahim dan Doa bersama

Mataram – Satgas Nusantara Polres Mataram menggelar Tabligh Akbar Silaturahim dan Doa bersama dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas pasca terjadinya bencana alam gempa bumi di Pulau Lombok dan menyongsong Piemilihan Legislatif / Piemilihan Presiden 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren(Ponpes) Abu Hurairah Mataram yang beralamat di Jalan Majapahit Nomor 54 B, Lingkungan Karang Kelayu, Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram, Kota Mataram, Kamis (30/8/2018)

Kegiatan dihadiri Ketua Ponpes Abu Huraira Ustad Abu Rizal, Walikota Mataram diwakili oleh Kepala Kesbanglinmas Kota Mataram, Ketua MUI Kota Mataram, Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Mataram, Kasubsatker Polres Mataram, Kapolsek Jajaran Polres Mataram, Danramil Mataram beserta anggotanya, Bhabinkamtibmas se-Jajaran Polres Mataram, anggota Polri yang beragama Muslim se-Polres Mataram, Para pengurus Ponpes Abu Hurairah, siswa/siswi Ponpes Abu Hurairah sebanyak 1500 orang.

Dalam sambutannya Kapolres Mataram AKBP Muhammad, SIK mengucapakan Terimakasih kepada Pengurus Ponpes Abu Hurairah yang sudah memberikan tempat dan kerjasamanya atas pelaksanaan Tabligh Akbar Doa dan Dzikir, “dengan Berdzikir dan Doa kita menginggat Allah SWT yang menjadikan pikiran kita tenang,” tuturnya.

Kapolres Mataram mengajak kepada seluruh tamu undangan untuk intropeksi diri dan berdoa agar terhindar dari musibah bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok selama satu bulan terakhir. “Kemarin kita semua mendapatkan musibah bencana gempa bumi ini semua merupakan ujian, marilah kita intropeksi diri kita ajak teman teman kita dan keluarga kita untuk mendirikan sholat dengan itu kita akan terhindar dari musibah,” katanya.

Kapolres Mataram juga menyinggung soal Pemilihan Presiden, DPR Pusat, DPD , DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang dihadapi kedepannya, “pilihan boleh beda tetapi kita harus bersatu, kita tidak mengingkan terjadi perpecahan dan konflik itu harus kita cermati,” jelasnya.

“Pentingnya rasa persatuan dan kesatuan dalam menghadapi ini semua dan kita berdzikir dan berdoa agar kita terhindar dari perpecahan dan rasa aman,” harapnya.

Sementara itu, sambutan Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh, SH yang di bacakan oleh Kepala Kesbanglimas Kota Mataram, H. Rudi Suryawan, SH yang dalam kesempatannya menyampaikan permohonan maaf atas tidak hadirnya Bapak Walikota Mataram, “kegiatan ini merupakan menjadi ikhtiar dalam menghadapi Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 karena kegiatan ini merupakan sebagai sinergitas,” katanya.

“Pada saat ini kami sedang melaksanaan pemulihan dalam pasca bencana gempa bumi, rangkaian bencana gempa bumi itu kita jadikan ujian. Marilah dengan pelaksanaan Tablik akbar ini kita jadikan rasa syukur dalam menghadapi ujian ini,” jelasnya.

Selanjutnya Tabligh Akbar yang di sampaikan oleh Ustad. Ahmad Zainudin, Lc dengan mengangkat tema dengan Doa dan berdzikir kita mengamankan dari musibah.

“Berdoalah kepada Allah SWT dalam menghadapi kondisi apapun, dan apabila musibah masih tetap ada segera mungkin diangkat. Kita Dalam menghadapi ketakutan atau musibah maka kita harus berdoa,” katanya.

Dengan cara mengangkat musibah di NTB ini perbanyak Istiqfar, perbanyak Istiqfar untuk mengangkat balak. Allah tidak menyiksa mereka dalam keadaan beristiqfar,” pungkasnya.

Setelah Ustad. Ahmad Zainudin, Lc menyampaikan pesan-pesan kepada seluruh undangan kemudian diteruskan dengan pemberian cinderamata kepada Ketua Ponpes Abu Huraira Ustad Abu Rizal, Walikota Mataram diwakili oleh Kepala Kesbanglinmas Kota Mataram, Ketua MUI Kota Mataram, Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Mataram dan Danramil Mataram.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close