Buruh Toko di Praya Tewas Tergencet Kaca

Praya – Kejadian nahas yang menimpa Suryadi Ali Akbar (18), seorang buruh toko warga Dusun Guci Desa Teruwai Kecamatan Pujut Lombok Tengah harus dijadikan pembelajaran untuk kita semua.

Nyawanya melayang setelah tergencet kaca yang dia turunkan dari atas truk di gudang milik H Mukmin yang berada di jalan pahlawan .Kecamatan Praya, Selasa (28/8) malam kemarin.

Korban langsung tewas di tempat lantaran kaca dengan berat sekitar dua ton itu menimpa badanya. Sedangkan rekanya yakni Dwi Agus Susanto (55), warga Kampung Ketejer Kelurahan Praya hanya mengalami luka dan langsung dilarikan ke RSUD Praya untuk mendapatkan pertolongan. Baca Juga Polres Lombok Tengah Ringkus Pemakai Ganja8 Agu 2018 Leting 37 Polres Lombok Tengah Bantu Korban Gempa Lombok4 Agu 2018 Asyik Nyabu di Rumah, Warga Kuta Lombok Tengah ini Diringkus Polisi18 Jul 2018 Mabok Miras, “Bunga” Diperkosa Teman Prianya17 Jul 2018 Sementara sopir dan kondektur truk yang juga sama–sama bekerja serta satu buruhnya berhasil menyelamatkan diri.

Informasi yang dihimpun wartawan, kejadian kecelakaan kerja yang merenggut nyawa Suryadi itu terjadi pada Selasa malam (27/8) sekitar pukul 22.00 wita. Saat itu korban bersama Totok Hermawan (28) Bayu Kresno Maulana (20), warga Kabupaten Malang Provinsi Jawa timur dan Muh. Afnizam, (18) warga dusun Batu Lajang Desa Batujai Kecamatan Praya barat, serta Dwi Agus sedang bekerja di gudang penyimpanan kaca itu.

Awalnya sekitar pukul 19.30 wita kendaraan truck warna putih No. Pol. M 8843 UA yang dikemudikan oleh Totok Hermawan yang mengangkut kaca tiba di gudang kaca tepatnya di depan makam pahlawan untuk menurunkan kaca di gudang tersebut.

Pada saat sopir kendaraan tersebut memakirkan kendaraannya, karyawan yang menurunkan kaca meminta agar kendaraan tersebut jangan terlalu mepet dengan lokasi tempat di turunkan kaca tersebut.

Atas permintaan para karyawan itulah, sehingga sopir kendaraan memajukan kendaraannya dan karyawan mulai menurunkan kaca tersebut, selang beberapa jam kemudian kendaraan tersebut miring ke samping kiri karena struktur tanah masih labil.

Karena kendaraan yang miring itulah, sehingga kaca yang akan di turunkan oleh para karyawan itu menindas korban.

Atas kejadiaan tersebut anggota Polsek Praya dan anggota Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lombok Tengah berusaha mengevakuasi korban yang tertindas kaca.

Kapolsek Praya, IPTU Ketut Dewa Swardana yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Diakuinya bahwa petugas sudah langsung mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa para saksi– saksi, termasuk meminta keterangan dari pemilik toko tersebut, mengingat bahwa toko tersebut diketahui belum memiliki ijin.
“Ijin usahanya di Mataram, tapi membuka usaha di Lombok Tengah sama saja bohong,” ujar Kapolsek Rabu (29/8)

“Tapi kasus ini langsung ditangani oleh Polres Lombok Tengah, yang jelas kita sudah mengevakusi korban dan memeriksa saksi– saksi yang berada di tempat kejadian,” pungkasnya

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close