Wakapolres Mataram Hadiri Istighosah Dan Doa Bersama Terhindar dari Musibah dan Bencana

Mataram – Wakapolres Mataram Komisaris Polisi Nanang Budi Santosa, SIK menghadiri Istighosah, doa bersama dan Dzikir dalam rangka doa bersama memohon kepada Allah SWT agar terhindar dari Musibah dan bencana yang dimulai pukul 07.00 Wita pagi tadi bertempat di halaman Kantor Walikota Mataram di Jalan Pejanggik nomor 16, Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Jumat (24/08/2018).

Kegiatan ini juga dihadiri Walikota Mataram H. Ahyar Abduh, SH, Wakil walikota Mataram H. Mohan Roliskana, S.Sos., MH, Ketua DPRD Kota Mataram, Sekda Kota Mataram, Ketua MUI Kota Mataram, Kepala SKPD Kota Mataram, Kepala FKPD Kota Mataram, Lurah dan Camat se- Kota Mataram, Kapolsek Mataram, Pegawai ASN Kota Mataram, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pelajar, Personil Poles Mataram dan TNI Kodim Lombok Barat, guru se-kota Mataram serta pelajar se-kota Mataram sebanyak 3000 orang.

Kegiatan diawali dengan dengan pembacaan surat Al- Fatihah, dzikir dan doa yang dipimpin oleh Ketua MUI Kota Mataram kemudian pemberian santunan ahli waris sebanyak delapan orang dari kementrian Sosial RI yang di serahkan oleh Walikota Mataram.

Acara dilanjutkan dengan Sambutan Walikota Mataram H.AHYAR ABDUH, SH yang dalam kesempatannya menyampaikan ucapan syukur kepada Allah SWT karena bisa hadir dalam Beristiqhosah memohon kepada Allah SWT agar diampuni dosanya sebagai pemimpin. “Sudah hampir satu bulan kita menerima Musibah/ bencana apakah ini ujian atau tegurankah. Barang kali kita lupa sama ayat ayat Allah, Allah sedang menegur kita, Ini semua karna ulah tingkah manusia,” tuturnya.

Walikota Mataram mengatakan korban meninggal di Kota Mataram akibat gempa bumi sebanyak 13 orang, dengan adanya bencana ini banyak fasilitas gedung kantor pemerintah Kota Mataram, gedung sekolah maupun rumah ada 1300 rusak berat, rusak sedang 2000 dan rusak ringan 3000, untuk jumlah penggungsi 100 ribu. Insyallah pemerintah Kota Mataram akan sungguh-sungguh akan penanganan yang terdampak pada bencana ini. Untuk itu untuk warga Kota Mataram jangan berlebihan terhadap info bencana, tetapi kita harus tetap waspada. Untuk tempat tempat ibadah pemerintah kota mataram akan membantu, tentunya kita harus memohon kepada Allah SWT, Semoga Doa di pagi ini di dengar dan di munazat oleh Allah SWT, Aamin.

Prof. DR KH. Manurul Hidayat kemudian menyampaikan tausyiah yang pada intinya mengajak seluruh warga masyarakat untuk ikhlas dan sabar dalam menghadapi musibah dan memperkuat iman. Sampai akhir acara istighosah dan pengajian berjalan aman lancar dan tertib. Ribuan jamaah yang hadir membubarkan diri dengan tertib.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close