139 Siswa SPN Polda NTB Ikuti Tradisi Pengenalan Lingkungan

Penyiraman air kembang oleh Ka SPN Polda NTB (AKBP Windiyanto Pratomo, S.I.K., S.H.,M.H.)

Belanting – Sekolah Polisi Negara Polda NTB yang berada di desa Belanting Kecamatan Sambelia Lombok Timur melaksanakan upacara Pembinaan Tradisi atau biasa dikenal dengan nama pengenalan lingkungan di lapangan upacara depan Mako SPN, Sabtu (11/8). Adapun Kepala Sekolah Polisi Negara Polda Nusa Tenggara Barat (Windiyanto Pratomo, S.I.K., S.H.,M.H.) selaku irup pada upacara dimaksud. Untuk para peserta yang ikut dan terlibat dalam upacara Bina Tradisi kali ini terdiri dari satu batalyon siswa yang berjumlah 139 siswa, PJU, para gadik muda/madya, staf SPN Polda NTB dan Bhayangkari SPN NTB.

Pengenalan Lingkungan atau bina tradis biasa dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan. Bintra juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tempat mereka dididik. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, senior, para tenaga pendidik hingga karyawan lainnya di sekolah itu. Tak terkecuali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan pendidikan.

“Perlu siswa ketahui acara tradisi dan orientasi lingkungan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap pembukaan pendidikan pembentukan pada institusi kepolisian, “ucap Ka SPN Polda NTB.

Kegiatan siswa dalam pelaksanaan bintra/pengenalan lingkungan

“Baik siswa dan para pengasuh serta anggota SPN Polda NTB agar patuhi segala panduan serta petunjuk yang berlaku dalam kegiatan pengenalan lingkungan ini untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan, “tambah Ka SPN Polda NTB.

“Bagi para pembina yang terlibat dalam kegaiatan ini agar memberikan arahan secara maksimal dengan menampilkan tata laksana dan etika profesi polri yang benar yang mencerminkan karakter kebhayangkaraan, untuk para siswa calon baja atau bintara remaja saya harap kalian harus menjadi peserta didik yang kuat sekuat baja, “tutup Ka SPN Polda NTB.

Acara tradisi dilaksanakan selama kurang lebih 4 jam yang dilaksanakan di sekitar Markas Kesatrian SPN Polda NTB. (tgh) 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close