Ternyata Berita Tentang Maraknya Aksi Perampokan Di Medsos Hanya Hoax

SALAH SATU CONTOH BERITA HOAX YANG SAAT INI SEDANG MARAK DIBICARAKAN DI MEDSOS

Selong –  Akhir – akhir ini di Media Sosial (medsos) banyak dimunculkan informasi dan berita palsu atau lebih dikenal dengan istilah “hoax” oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab, seperti beberapa Postingan yang berhasil kami temukan di Medsos seperti facebook (6/8/18).

Dalam beberapa konten yang disajikan oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut membeberkan beberapa kejadian seolah-olah pernah terjadi perampokan atau pencurian, hingga mengakibatkan tersangka meregang nyawa akibat dihakimi masa.

Dibeberapa konten juga tersaji beberapa informasi tentang maraknya kasus perampokan dibeberapa titik yang ada di Kabupaten Lombok Timur, namun setelah dilakukan pengecekan di lokasi sesuai dengan Laporan, ternyata kejadian tersebut tidak benar adanya.

Dengan adanya Informasi Hoax yang akhir – akhir ini beredar membuat warga, khususnya yang tinggal di wilayah Kabupaten Lombok Timur Resah, Kapolres Lombok Timur melalui Kasubbag Humas Polres Lotim Iptu I Made Tista mengungkapkan “ Berita  yang beredar terkait terbunuhnya pelaku Perampokan yang ada di wilayah Kopang tersebut dapat kami Pastikan tidak benar (hoax), Termasuk berita tentang tertangkapnya pelaku pencurian yang ada di Kecamatan Sikur, Kami juga sudah Konfirmasi ke Kapolsek Sikur tetang kejadian tersebut dan kapolsek Sikur membantah adanya Pencuri yang tertangkap baru – baru ini. di Wilayah Hukum Polsek Masbagik hampir saja seorang laki berinisial M diamuk masa akibat kemarahan warga yang dikira pelaku pencurian, setelah diamankan dan diintrogasi ternyata “M” hendak ke Rumah Mertuanya. inilah salah satu contoh buruk akibat beredarnya berita Hoax. Bid Humas Polda NTB juga sudah mengeluarkan Maklumat terkait dengan beredarnya berita yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut.”terang kasubbag humas”.

“ Kami sungguh perihatin dengan kondisi warga yang kini ketakutan dengan adanya berita Hoax tentang maraknya kasus perampokan, ditambah lagi dengan trauma bencana alam Gempa Bumi yang terjadi baru – baru ini, kita memang tidak boleh Underestimate (meremehkan), kita harus tetap hati – hati dan waspada akan kejadian serupa, namun tidak boleh membuat kita panic atau resah, oleh karena itu kami himbau kepada seluruh lapisan Masyarakat untuk tidak resah dengan adanya informasi Hoax tentang maraknya perampokan atau pencurian akhir – akhir ini, itu hanya berita hoax dari oknum – oknum tertentu yang tidak menginginkan kondusifitas di wilayah kita tetap aman. “ tambah tista”.

Lebih lanjut Iptu I Made Tista menerangkan, kami dari Kepolisian Resor Lombok Timur dan Polda NTB sedang melakukan penyelidikan terkait dengan Informasi Hoax yang berkembang, jika oknum tersebut berhasil ditemukan maka maka akan dapat dijerat dengan pasal 28 ayat 1 undang undang informasi dan transaksi elektronik (uu ITE). guna menghindari hal demikian kami himbau kepada seluruh lapisan Masyarakat untuk tidak menyebarkan Berita bohong (hoax) dan apabila menemukan informasi, sebelum di share ada baiknya jika berita tersebut dicermati terlebih dahulu sebelum dishare. Terlebih lagi jika Informasi tersebut menyangkut tentang sara atau suatu informasi yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban Masyarakat . “Pungkas Tista”.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close