Darurat, Dua Bayi Terpaksa Lahir di Tenda Pengungsian RS. Bhayangkara

Dua bayi terpaksa lahir di tenda darurat halaman RS. Bhayangkara Mataram

Mataram – Masih dalam siaga gempa yang terjadi di wilayah Lombok, hari ini, Selasa (7/8) dua bayi terpaksa harus lahir di tenda pengungsian RS. Bhayangkara, Mataram. Dua bayi tersebut lahir dalam keadaan sehat.

Kepada media tribratanews.ntb.polri.go.id, ibu Nabila (32) warga Karang Sidemen, Kecamatan Gunung Sari, Kota Mataram, mengatakan dalam batin rasanya bercampur aduk antara cemas, apabila saat lahiran, lombok kembali diguncang gempa.

“Yang jelas ada paniknya, tadi pas udah sakit perut terus gempa, sempet panik juga sih kalau begitu,” tuturnya.

Ibu yang baru melahirkan bayi laki-laki tersebut merasa sangat beruntung, walaupun situasi di lombok seperti saat ini, namun penyertaan karunia Sang Pencipta masih diperolehnya.

AKP. dr. Utomo Budidarmo. SpOG, M. Kes bersama bidan RS. Bhayangkara pasca Persalinan di tenda darurat.

“Saya sih pasrah aja lah. Dokternya juga hebat, terimakasih dokter,” ucapnya syukur.

Syukur itu juga dirasakan juga oleh Ibu Idriani (21) warga Belencong, Kecamatan Gunung Sari yang melahirkan bayi perempuan dalam keadaan normal dan sehat.

Kedua pasien yang melahirkan di tenda darurat tersebut berhasil melahirkan anak mereka dengan selamat berkat pertolongan tim yang dipimpin oleh AKP. dr. Utomo Budidarmo. SpOG, M. Kes bersama Bidan dari RS. Bhayangkara Mataram.

Diketahui, AKP. dr. Utomo Budidarmo. SpOG, M. Kes adalah seorang dokter Spesialis dari tim kedokteran Pusdokkes Polri yang sedang BKO (bawah kendali operasi) di Polda NTB. Tim tersebut datang dengan tugas untuk membantu warga yang menjadi korban akibat musibah gempa yang terjadi di Lombok. (ist).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close