Ibu–Ibu Bhayangkari Bergerak Beri Bantuan untuk Pengungsi Korban Gempa

ibu-ibu bhayangkari peduli korban gempa
ibu-ibu bhayangkari peduli korban gempa

Mataram – Bantuan untuk korban bencana gempa di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, terus mengalir dari berbagai pihak. Salah satunya ibu–ibu Bhayangkari Polres Mataram, Kamis (2/8) pagi, menyalurkan bantuan sembako, berupa beras, makanan ringan dan air minuman kemasan.

Selain itu, ibu–ibu Bhayangkari ini juga membawa tenda–tenda untuk para pengungsi yang saat ini dinilai masih kurang untuk menampung para pengungsi.

Disisi lain, Polres Mataram, juga menggerahkan satu buah mobil tengki air bersih dan mendirikan tenda darurat yang di konsentrasikan di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Pasca gempa yang terjadi pekan lalu Minggu (29/7/2018) pagi, situasi para pengungsi masih cukup memprihatinkan dengan kondisi cuaca cukup panas pada siang hari dan dingin pada malam hari. Hal ini dikhawatirkan warga pengungsi akan diserang penyakit infeksi saluran pernapasan, panas dan diare, akibat kondisi cuaca saat ini.

Kabag Ops Polres Mataram, Kompol. Taufik, pihaknya sejak kejadian hingga hari ini, terus menggerakan pasukan secara bergantian memberikan bantuan kepada para korban gempa, baik itu bantuan dari anggota maupun para donator.

“Sampai hari ini saja, atas perintah Kapolres Mataram, AKBP Muhammad,SIK masih mengkonsentrasikan 1 unit mobil tangki air berikut bersama anggotanya, untuk menyalurkan air bersih kepada warga setempat,” ujar Kompol Taufik.

Komisaris Polisi Taufik menegaskan, kegiatan misi kemanusiaan ini akan terus dilakukan hingga kondisi di daerah setempat dinyatakan benar–benar pulih.

Sesuai yang dibutuhkan masyarakat saat ini dengan sasaran para pengungsi di Kecamatan Bayan adalah kebutuhan tenda darurat. Karena itu, langkah–langkah yang ditempuh kepolisian adalah mengusahakan penambahan tenda–tenda yang saat ini masih dirasakan kurang untuk menampung para pengungsi, agar para pengungsi tidak tidur berdesakan.

“Di perkirakan pemulihan kondisi pasca gempa, akan berlangsung cukup lama, sehingga diperlukan penampungan para pengungsi yang lebih memadai melalui penambahan tenda darurat,” pungkas Taufik.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close