Gerak Cepat SPN Polda NTB Bantu Korban Gempa Bumi Lombok Timur

Tim kesehatan dan staf SPN Polda NTB pada saat mengevakuasi korban ke puskesmas Belanting

Belanting – Sampai saat ini bantuan korban gempa bumi di lombok timur, tepatnya di desa Belanting, Obel-obel dan Madayin terus berdatangan, Kamis (2/8). SPN Polda NTB yang juga terkena dampak dari gempa bumi tersebut juga terus memberikan bantuan kepada para korban. Ka SPN Polda NTB AKBP Windiyanto Pratomo, S.I.K., S.H., M.H. sampai saat ini tetap memantau kegiatan para personelnya di lapangan yang turut memberikan bantuan.

Anggota SPN Polda NTB baik Polri maupun PNS Polri sejak kejadian gempa bumi yang melanda Kabupaten Lombok Timur, khususnya Wilayah Belanting, Obel-obel dan Medayin pada tanggal 29 Juli 2018 sampai saat ini trus memberikan bantuan baik berupa tenaga medis, tenda komando, dan air bersih. “Sejak kejadian gempa bumi tanggal 29 Juli 2018 tim kesehatan SPN Polda NTB terjun langsung ke lokasi-lokasi gempa dengan memberikan pertolongan pertama, “ucap Brigadir Maswandi, S.Sos.
“Selain memberikan bantuan tenaga medis dari tim kesehatan Poliklinik SPN Polda NTB, anggota SPN juga memberikan bantuan tenda komando yang didirikan di SDN 1 Belanting, depan Mako SPN Polda NTB dan di Obel-Obel tepatnya dekat kantor kepala desa, “tambahnya.

Ka SPN Polda NTB sangat mengapresiasi kinerja personelnya dalam membantu mengevakuasi korban gempa bumi di Lombok Timur. “ Terus Berikan bantuan air bersih kepada para korban gempa bumi, “ucap tegas Ka SPN Polda NTB kepada para personelnya. “Bantuan air bersih sangat dibutuhkan kepada para korban, karena kebutuhan sehari-hari mereka tidak terlepas dari air, “tambahnya.

Personel SPN Polda NTB pada saat membagikan air bersih di desa Madayin

Air bersih, makanan, dan tenda adalah slah satu bantuan yang dibutuhkan oleh para korban gempa bumi. Dikarenakan sampai saat ini masih adanya gempa-gempa susulan yang kadang membuat resah warga skitar dan selain itu juga karena rumah-rumah warga sebagian sudah tidak layak huni/ditempati, sehingga mereka lebih memilih untuk menetap di tenda-tenda yang sudah didirikan. (tgh)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close