Pengendara Tanpa SIM Dominasi Pelanggaran Lalu Lintas di KTL

operasi lalulintas
operasi lalulintas

Mataram – Satan Lalulintas Polres Mataram tak henti terus melakukan penertiban pengendara di jalur kawasan tertib lalu lintas (KTL). Penertiban atau razia itu digelar tepat di depan Mapolres Mataram. Hasilnya ada sekitar puluhan pengendara roda dua terjaring petugas.

Kasubbag Humas Polres Mataram AKP Arnawa mengatakan, pelanggaran didominasi pengendara roda dua yang berstatus pelajar. Bahkan, terdapat juga anak–anak yang masih berusia sekitar 12 tahun, nekat membawa motor.

”Kita lakukan tilang, jumlahnya ada 31,” kata Arnawa, Selasa (31/7).

Dari tilang itu, polisi menyita sementara 30 lembaran STNK dan satu Surat Izin Mengemudi (SIM) C. Banyaknya STNK yang ditahan, menandakan kalau masyarakat masih banyak yang belum mengantongi SIM.

”Tidak ada SIM yang paling banyak. Dan rata–rata itu pelajar,” ujar dia.

Pelanggaran di jalur terus terjadi. Banyak dijumpai, terutama pengendara roda dua, yang melintas di jalur KTL tidak menggunakan helm hingga berboncengan lebih dari satu orang. Pelanggaran itu berpotensi meningkatkan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Di Kota Mataram, wilayah KTL terdapat di sepanjang Jalan Langko hingga simpang empat Karang Jangkong. Sepanjang jalur itu, setiap pengendara yang melintas wajib mematuhi peraturan lalu lintas.

Dengan apa yang dilakukan Satlantas Polres Mataram, kepolisian berharap masyarakat bisa tertib di dalam KTL. Ketika itu terwujud, akan berdampak pada ketertiban di jalan lainnya. Imbas dari itu semua, tentunya bisa menurunkan angka kecelakaan di jalanan Kota Mataram.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close