Penanganan dan Tindakan Cepat RS. Bhayangkara Terhadap Korban Bencana Alam di Puncak Gunung Rinjani

Rumah Sakit Bhayangkara memberikan Pelayanan Prima dengan cepat dalam penanganan Korban meninggal dunia akibat Bencana Alam di Gunung Rinjani

Mataram – Selasa siang sekitar pukul 13.30 wita tiba di RS. Bhayangkara LETTU ROMADHON bersama 2 (dua)  orang anggotanya dari Yonkes Kostrad menggunakan ambulance membawa 1 (satu)  orang jenazah yang meninggal di gunung Rinjani atas nama M. Ainul Taksim (25), yang beralamat di Sudiang Makassar – Sulawesi Selatan yang tertimpa musibah pada saat kejadian bencana alam gempa bumi tempo hari (29/07).

Proses serah terima Jenazah dari pihak RSAD Wira Bhakti kepada Pihak RS. Bhayangkara Mataram

Begitu jenazah tiba bersama keluarga yang mendampingi, langsung diterima oleh anggota dari RS. Bhayangkara kemudian ditempatkan di ruang Visum untuk dilakukan pemeriksaan luar, karena menurut keterangan yang diterima oleh pihak Rumah sakit, keluarganya menolak untuk dilakukan Otopsi, agar jenazahnya dapat dibawa pulang malam ini sekitar pukul 19.00 wita.

LETTU ROMADHON dari kesatuan Yonkes I/1 Kostrad sebagai Danton Evakuasi yang membawa jenazah ke RS. Bhayangkara

Setelah melengkapi Administrasi serah terima jenazah dari pihak tim Yonkes I/1 Kostrad yang diserahkan oleh LETTU ROMADHON kepada pihak RS. Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan selanjutnya.

AKBP dr. Dafianto Arief memeriksa kondisi jenazah

Dalam pemeriksaan kondisi jenazah, pada pukul 13.45 wita Karumkit Bhayangkara Mataram AKBP dr. Dafianto Arief melakukan pemeriksaan kondisi seluruh badan jenazah, korban ditemukan meninggal akibat tertimbun longsor dan terlihat kondisi jenazah penuh dengan debu.

Karumkit Bhayangkara melaporkan kondisi korban kepada Wakapolda NTB

Jenazah korban baru dapat di evakuasi tadi pagi (31/07) menggunakan Helikopter kemudian menggunakan Ambulance, tim Batalyon Kesehatan Kostrad membawa jenazah menuju RS. Bhayangkara Mataram.

Pada saat proses pemeriksaan jenazah Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Achmat Juri, M.Hum bersama Wakapolda NTB Brigjen Pol  Tajuddin, MH tiba di RS. Bhayangkara pada pukul 14.15 wita untuk melihat dan memberikan ungkapan bela sungkawa terhadap keluarga korban.

Kapolda NTB dan Wakapolda NTB memberikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga korban

Setelah selesai dilakukan pemeriksaan jenazah kemudian pada pukul 15.15 wita jenazah di lakukan pemulasaran oleh petugas RS. Bhayangkara lalu sebelum diberangkatkan menuju Makassar, pihak RS. Bhayangkara juga membantu untuk melengkapi administrasi agar diperjalan nanti tidak ada masalah lagi sehingga keluarga tidak terbebani dan tiba di Makassar dengan nyaman.

pada pukul 16.30 wita pihak Rumah Sakit menyerahkan jenazah secara langsung kepada keluarga, penyerahan tersebut langsung diserahkan oleh Karumkit Bhayangkara dr. Dafianto Arief kepada keluarga.

Karumkit Bhayangkara menyerahkan secara langsung jenazah kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang

Ketika berlangsung penyerahan tersebut tampak jelas keluarga merasakan kesedihan yang mendalam setelah ditinggalkan oleh almarhum, kemudian Karumkit Bhayangkara Mataram menyampaikan turut berduka cita terhadap keluarga dan atas nama Kepolisian Republik Indonesia, Kapolda dan Wakapolda NTB, serta RS. Bhayangkara Mataram mengucapkan selamat jalan dan tiba di tempat tujuan dalam keadaan sehat serta menitipkan salam kepada keluarga besar di Makassar,  pada sore hari sekitar pukul. 16.50 Wita,

Kasubidyanmeddokpol tiba di kargo bandara BIL

Jenazah almarhum  M. Ainul Taksim, dibawa dengan menggunakan Ambulance RS Bhayangkara menuju Bandara Internasional Lombok (BIL) dan di kawal oleh PJR Polda NTB didampingi oleh Kasubidyanmeddokpol untuk diberangkatkan menggunakan pesawat dengan tujuan ke Makassar. (H.M)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close