Terkait Tuntutan Unjuk Rasa Oleh HMI Cabang Dompu, Begini Kronologis Awal Kejadiannya

Dompu – Pada hari Senin tanggal 23 Juli 2018 sekitar pukul 11.00 Wita bertempat di depan Mako Polres Dompu berkumpul sejumlah masa aksi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu melakukan aksi unjuk rasa dengan tuntutan proses hukum terhadap oknum pihak kepolisian yang diduga melakukan pemukulan terhadap rekannya yang terjadi beberapa hari yang lalu

Kronologis kejadiannya berawal pada hari Jumat tanggal 20 Juli 2018 sekitar pukul 23.30 wita, bertempat di Depan Foto Copy / Warnet Dinda Jalan Lintas Bali 1 Saneo Kelurahan Bali 1 terjadi laka lantas tunggal yang mengakibatkan korban atasa nama Arif wahyudin terjatuh dan mengalami luka luka

Personil Polres Dompu bersama masyarakat saat menolong korban di tempat terjadinya Kecelakaan

Pada saat yang sama melintas Patroli pihak kepolisian dan melakukan pertolongan bersama masyarakat terhadap korban dengan cara membawa korban ke Rumah Sakit Umum Dompu, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis korban hanya mengalami luka ringan/lecet di lutut dan diperbolehkan kembali dan setelah keluarga yang bersangkutan datang kemudian anggota Polri kembali ke Mako Polres Dompu

Pada saat Personil Polres Dompu mengantar korban ke rumah sakit untuk dirawat

Kemudian sekitar pukul 01.30 wita, bertempat di penjagaan Polres Dompu datang 3 (tiga) orang yang mengaku dari Anggota HMI Cabang Dompu ingin melaporkan bahwa ada salah seorang anggota mereka dipukul oleh oknum anggota patroli Polres Dompu, Karena menyangkut anggota oleh anggota piket SPKT untuk melapor ke Piket Provost, Namun kemudian ketiga orang tersebut sesampainya di piket provost terlihat keluar dari Mapolres

Pada hari Sabtu tanggal 10.30 Wita bertempat di Mako Polres Dompu berlangsung aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kelompok Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang di koordinir oleh Saudara Herdiawan dengan jumlah massa sekitar 20 orang dan ditemui langsung oleh Kasat Intelkam Polres Dompu Iptu Abdul Haris dan KBO Intelkam Ipda Makrus S.Sos

Orasi HMI pada hari Sabtu 20 Juli 2018 di depan mako Polres Dompu

Penyampaian dari KBO Intelkam Ipda Makrus, S. Sos mengatakan “bahwa terkait dengan kejadian tersebut kalau memang benar telah terjadi pengeroyokan terhadap Korban agar segera dibuat Visum dan melapor ke Polres Dompu untuk dilakukan tindak lanjut” tegas Makrus

Selanjutnya Kasat Intelkam Iptu Abdul Haris mengatakan “Silahkan kelompok HMI ataupun Ketua HMI melakukan Visum dan membuat laporan Ke Porpam Polres Dompu secara prosedural dan kalau memang benar telah terjadi tindak pidana yang dilakukan oleh oknum anggota tersebut akan diproses secara hukum dan aturan yang berlaku akan diproses secara hukum dan kode etik profesi Polri” ungkap Abdul Haris

Menyikapi tuntutan dari Masa Aksi tersebut penyidik Reskrim Polres Dompu menjemput korban di depan mako Polres Dompu untuk dibawa ke ruangan penyidik untuk di lakukan untuk dimintai keterangan sebagai korban, kemudian setelah tiba diruangan penyidik korban meminta ijin untuk memberitahukan ke Ketua HMI

Pada saat itu kemudian korban dijemput kembali dan setelah diruangan penyidik korban keluar untuk meminta ijin untuk buang air dan makan namun tidak kembali lagi ke ruangan penyidik, kemudian setelah itu korban mencoba untuk dihubungi melalui Handphone namun tidak aktif

Pasca aksi unjuk rasa sesuai prosedur Penyidik Reskrim Polres Dompu telah meminta ke korban dan Ketua HMI untuk datang di ruangan penyidik untuk diambil keterangan lebih lanjut, akan tetapi korban tidak kunjung datang korban berusaha dihubungi oleh pihak penyidik Polres Dompu namun handphone/telepon selular tidak aktif, sehingga kesulitan untuk dihubungi

Pada hari Senin tanggal 23 Juli 2018 sekitar pukul 11.00 Wita bertempat di depan Mako Polres Dompu kembali melakukan aksi unjuk rasa dengan tuntutan yang sama dengan penjagaan ketat pihak kepolisian Resor Dompu, kelompok HMI melakukan orasi meminta bertemu langsung dengan Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo, SIK, MIK, namun dilakukan negosiasi dan mediasi yang dilakukan oleh Kabag Ops Polres Dompu AKP Putu Kardhianto, SH, MH,

Himbauan persuasif yang dilakukan oleh Kabag Ops Polres Dompu

Dalam penyampaian yang disampaikan Kabag Ops Polres Dompu “Polri sudah menjaga dalam kegiatan aksi hari ini sesuai dengan protap, kami berharap agar masa aksi melaksanakan aksi sesuai dengan aturan yang berlaku, terkait dengan tuntutan masa aksi akan kami tindak lanjuti

Massa aksi mencoba memukul menggunakan kayu kepada pihak kepolisian
Massa aksi mencoba memukul menggunakan kayu kepada pihak kepolisian dari atas mobil pick up

Namun massa aksi merasa tidak puas dengan hanya bertemu dengan Kabag Ops dan meminta bertemu langsung dengan Kapolres Dompu sehingga mencoba menerobos penjagaan Personil Polres Dompu dan merusak fasilitas milik Polres Dompu serta mendorong dan mencoba memukul anggota menggunakan Batako dan kayu yang semula digunakan sebagai alat demonstrasi

Massa aksi mencoba merusak dan membakar fasilitas bak sampah milik Polres Dompu
Salah seorang massa aksi mencoba memukul personil Polres Dompu menggunakan Batako

Sekitar pukul 13.00 Wita bertempat diruang Loby Polres Dompu Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo, SIK, MIK menerima kehadiran massa aksi dan menyampaikan “Ada prosedur dari pihak kepolisian dalam penindakan, semua memiliki proses sehingga membutuhkan waktu, setelah laporan dibuat maka akan di bentuk Tim investigasi untuk melakukan pengawalan terkait kasus tersebut” lanjut kapolres

Kapolres Dompu saat menerima massa aksi HMI Cabang Dompu di Loby Mapolres Dompu

Apabila tidak terbukti dengan proses pidana akan kami kenakan hukuman disiplin terhadap praduga pelaku pemukulaan terhadap saudara korban, Setelah semuanya terungkap kami akan mempertemukan pihak korban dengan oknum yang telah melakukan pemukulan tersebut” Ungkap Kapolres

Setelah dilakukannya mediasi tersebut Massa aksi membubarkan diri dengan mengancam akan kembali dengan massa yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak terpenuhi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close