Safari Jumat Kapolres Mataram di Masjid Al – Muqorabin Kelurahan Mandalika

Mataram – Dalam rangkaian kegiatan Tim Satgas Nusantara 2018, Kapolres Mataram, Jumat (13/07/2018) sekitar pukul 12.15 Wita, melaksanakan Safari Jumat sekaligus anjangsana kepada para tokoh masyarakat dan agama di Kelurahan Mandalika, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Dalam pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid Al – Muqorabin Kelurahan Mandalika, Kapolres, AKBP Muhammad, SIK bertindak selaku Khotib dan Imam. Ibadah Sholat Jumat tersebut juga dihadiri Wakapolres Mataram, Komisaris Polisi Nanang Budi Santosa, SIK, Para Kabag dan Kasat Polres Mataram, Kapolsek Cakranegara Komisaris Polisi Muslih, Kapolsek Mataram Komisaris Polisi Yusuf, Kapolsek Pagutan, Ipda Agus Rachman, SH dan beberapa personil Polres Mataram, Kepala Lingkungan Lendang Lekong Timur, Toga dan Toma, serta Jemaah Masjid Al – Muqorabin Kelurahan Mandalika Cakranegara sekitar 650 orang .

Dalam khotbahnya sholat jumat, Kapolres AKBP, Muhammad,SIK menyampaikan ucapan Syukur atas nikmat diberikan Allah kepada kita semua dan mengajak masyarakat untuk tinggalkan semua urusan duniawi untuk melaksanakan sholat harus meningkatkan lagi iman dan takwa kita dengan menjalankan perintah perintah Allah dan menjauhi larangannya. “Mari kita panjatkan puji syukur kita atas segala nikmat yang diberikan Allah kepada kita atas nikmat hidup, nikmat kesehatan, dan nikmat waktu serta masih bisa diberikan umur yang panjang untuk bersama sama melaksanakan ibadah shalat jumat,” ujar Muhammad, dalam khotbahnya.

Kapolres Mataram juga mengatakan dalam khotbahnya bahwa “Baru saja kita melaksanakan pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah yang ada di 171 daerah tersebar di seluruh Indonesia yang salah satunya NTB dengan adanya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, Alhamdulilah kita dapat menikmati situasi yang kondusif di wilayah kita, bersyukurlah kita sebagai warga Kota Mataram bisa mempedomani ajaran Al Qur’an sehingga terciptanya kedamaian, dan Al Qur’an adalah pedoman hidup kita, pegangan hidup kita, petunjuk bagi orang-orang bertakwa,” ucapnya.

Menurutnya dalam pelaksanaan Pilkada ini banyak mengandung potensi potensi perpecahan, perbedaan pandangan dan pemahaman, pilihan yang semuanya ialah dapat menimbulkan potensi konflik namun alhamdulilah tidak ada konflik yang terjadi, walaupun berbeda pilihan tetapi yg paling terpenting adalah persatuan dan kesatuan karena kita ingat negara kita dijajah selama tiga setengah abad bukan waktu yang sebentar, sungguh waktu yang lama. kenapa bisa dijajah, karena tidak ada persatuan dan kesatuan, malah adanya adu domba yg menimbulkan perpecahan,” tambahnya.

Mengakhiri khotbahnya, AKBP Muhammad, SIK, mengajak para jamaah bahwa perbedaan merupakan anugrah, karna perbedaan kita juga lahir di dunia ini, dan lahir dengan berbagai macam suku bangsa bahasa, “sungguh merupakan suatu anugrah bahwa kita lahir di negara besar yang bersuku suku berbangsa bangsa, walaupun berbeda namun tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” pungkasnya.

Setelah Sholat Jumat kemudian diteruskan dengan pemberian cinderamata kepada pengurus Masjid Al – Muqorabin Kelurahan Mandalika, Kepala Lingkungan Lendang Lekong Timur, Toga dan Toma, serta beberapa Warga Masyarakat Kelurahan Mandalika.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close