Hari Bhayangkara ke-72 Polri Usung Tema Semangat Promoter

Kapolda NTB cek pasukan

Mataram – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menggelar Apel HUT memperingati hari Bhayangkara ke–72 dengan mengusung tema ‘Semangat Promoter Siap Mengamankan Agenda Nasional 2018 dan 2019’, Rabu (11/7) di lapangan Gajah Mada Polda NTB.

Upacara memperingati HUT Polri ke–72 dipimpin langsung oleh Kapolda NTB Brigjen Pol Achmat Juri, M. Hum, yang dihadiri oleh Katimwasrik Mabes Polri Brigjen Pol Drs. Endang Suryadarma , Wakil Gubernur H. Muh. Amin, SH., M. Si, Komandan Korem162/Wira Bhakti Ahmad Rizal Ramdhani dan para Petinggi TNI, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) NTB, pejabat utama Polda dan jajarannya , kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemrov. NTB dan undangan lainnya.

Dalam sambutan Presiden RI Joko Widodo memperingati HUT Bhayangkara ke–72, yang dibacakan Kapolda NTB Brigjen Pol Achmat Juri, M. Hum bahwa sepanjang 72 tahun sejarah pengabdian Polri pada bangsa dan negara, Polri telah banyak berperan memberikan sumbangsih yang sangat dalam upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagaimana kita ketahui begitu banyak prestasi yang telah diraih oleh Polri, dalam mengemban tugas sebagai pemelihara keamanan dalam negeri. Keberhasilan Polri dalam penanganan terorisme, pemberantasan penyalahgunaan narkoba, pengungkapan kasus menjadi perhatian publik serta mengamankan berbagai agenda baik yang bersifat nasional, maupun internasional, telah mendapat apresiasi dari pemerintah, masyarakat dan dunia internasional,” kata Kapolda .

Reformasi Polri secara menyeluruh dan konsisten adalah kunci dalam menghadapi masa depan. Harus disadari dunia berubah sangat cepat, baik dalam hitungan bulan, menit atau bahkan detik.

“Kita juga sudah memasuki era kompetisi, era persaingan, bukan hanya antar individu, antar daerah, antar provinsi tetapi sudah menyangkut persaingan antara negara,” jelas Achmad Juri.

Dalam sambutan Joko Widod tersebut, meminta Polri mampu mengedepankan tindakan penangkalan dan pencegahan. Petakan, deteksi dan antisipasi setiap potensi kerawanan yang ada, serta lakukan langkah penanganan yang tepat, agar tidak terjadi gangguan Kamtibmas yang merekah, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat melaksanakan seluruh aktifitasnya dengan aman dan nyaman.

“Pada bidang penegakan hukum, lakukan pemberantasan terhadap setiap bentuk kejahatan dan tindak kriminalitas secara tegas, profesional, legitimate dan tidak diskriminatif sehingga dapat menjamin kepastian hukum dan memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Polri masih memiliki pekerjaan rumah untuk menjaga keamanan dan ketertiban sejumlah agenda nasional dan internasional yang berlangsung dalam waktu dekat. Sejumlah agenda yang dimaksud antara lain momen pemilihan anggota legislatif, pertemuan tahunan IMF–World Bank, Asian Games 2018, dan Asian Games 2018.

Tugas besar pengamanan rangkaian pemilihan legislatif, pemilihan presiden semakin dekat, pengamanan Natal dan Tahun Baru, agenda internasional seperti Asian Games 2018 dan Asian Paragames 2018, dan pertemuan IMF–Bank Dunia perlu langkah antisipatif, perencanaan detil dan matang agar potensi kerawanan bisa dicegah.

Di akhir sambutan Presiden RI yang dibacakan Kapolda NTB, Polri diminta untuk meningkatkan kinerjanya, melakukan perbaikan–perbaikan di internal, memperkuat soliditas dan meningkatkan profesionalismenya, Polri bisa menjadi institusi yang semakin dipercaya masyarakat dalam menjaga stabilitas, keamanan dan ketertiban, penegakan hukum serta sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Usai apel pasukan dalam rangka upacara memperingati hari Bhayangkara Hut ke–72 Kepolisian Republik Indonesia, jajaran Polda NTB menggelar acara ramah tamah dan pemberian apresiasi terhadap anggota Polri dan masyarakat yang berprestasi di lingkungan Polda NTB.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close