Narkoba Jenis Baru Muncul Lagi Di Lombok, Namanya LSD

Mataram – Persoalan narkotika di Lombok Utara seakan tak ada habisnya. Belum selesai kasus sabu, ganja, dan tembakau Gorila, Senin (9/7), narkoba jenis baru justru terungkap di Dusun Gili Air Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang.

“Narkoba ini tergolong baru dan pertama kali di NTB, namanya LSD atau Lysergyc Acid Diethylamide,” ungkap Kasatres Narkoba Polres KLU AKP Remanto.

Diungkapkan, belum lama ini Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Utara menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Italia inisial SP (34), bersama temannya (asal Indonesia) inisial JBS (52) yang diduga mengkonsumsi narkoba jenis baru tersebut.

Awalnya informasi dari masyarakat menyebutkan jika di salah satu bungalow kerap dijadikan lokasi penyalahgunaan narkoba.

“Pukul 14.00 Wita. kami langsung bergegas melakukan penggeledahan, dan dari pelaku JBS ditemukan satu poket ganja yang disimpan di saku celana depan,” jelasnya.

Sedangkan dari kamar pelaku dan di TKP ditemukan pula tiga butiran diduga narkotika jenis hasis, lalu ada cairan yang diduga LSD dan enam lembar kertas rokok. LSD yang disita tersebut adalah narkoba baru yang dinilai Remanto baru masuk di tiga gili.

Penggeledahan yang disaksikan sejumlah warga setempat itu berakhir sekitar pukul 15.30 Wita.

“Ada saksi ketika kami melakukan penggeledahan. Kita langsung bawa keduanya ke Polres untuk ditindaklanjuti,” katanya.

“BB yang berhasil kita sita yaitu, tiga butir hasis atau getah ganja seberat 3,3 gram, satu poket ganja seberat 6,4 gram, dan cairan yang diduga LSD yang disimpan menggunakan botol visin,” imbuhnya sembari menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih mendalami lebih lanjut asal muasal narkoba tersebut.

“Kita dalami terus, tetapi secara keseluruhan sudah banyak yang kita tangkap. Paling banyak wilayah Pemenang mendominasi,” tandasnya.

Remanto juga mengatakan, sejauh ini penyalahgunaan narkotika di Lombok Utara cukup tinggi. Dimana dari awal tahun lalu setidaknya ada 19 laporan yang berhasil ditindak dengan pelaku mencapai puluhan orang.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close